Polri Tegaskan Komitmen Transparansi Pemeriksaan Anggota di Aceh

7 hours ago 4

Di tengah sorotan publik yang semakin tajam, Polri kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dalam setiap proses pemeriksaan terhadap personelnya. Langkah ini diambil sebagai respons atas perhatian masyarakat terkait isu yang melibatkan Kapolresta Banda Aceh dan Kasat Reserse Narkoba Polresta Banda Aceh yang dibawa ke Jakarta oleh tim Mabes Polri. Komitmen ini ditekankan untuk memastikan setiap tahapan berjalan dengan profesional, transparan, dan patuh pada koridor hukum yang berlaku.

“Setiap proses yang dilakukan Polri terhadap personel merupakan bagian dari mekanisme pengawasan dan penegakan aturan di lingkungan internal. Seluruh proses dilaksanakan secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan yang berlaku, ” ujar Kadivhumas Polri Irjen. Pol. Jhonny Edison Isir, pada Jumat (7/8/2026).

Jhonny Edison Isir menjelaskan bahwa proses yang sedang berjalan merupakan tindak lanjut dari informasi dan masukan berharga yang diterima dari masyarakat. Ia menekankan bahwa setiap laporan atau informasi yang masuk akan ditelaah secara cermat dan ditindaklanjuti sesuai prosedur. Hal ini merupakan wujud nyata respons Polri terhadap kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat.

“Partisipasi masyarakat merupakan elemen penting dalam mendukung tugas-tugas kepolisian. Setiap informasi yang disampaikan akan kami respons secara profesional, objektif, dan berdasarkan fakta serta alat bukti yang ada, ” tegasnya.

Sebelumnya, publik dihebohkan dengan beredarnya informasi mengenai dibawa nya Kapolresta Banda Aceh bersama Kasat Reserse Narkoba Polresta Banda Aceh ke Jakarta oleh tim Mabes Polri pada Rabu (5/8/2026). Isu ini memicu berbagai spekulasi di kalangan masyarakat.

Menyikapi hal tersebut, Jhonny Edison Isir menggarisbawahi pentingnya kehati-hatian dalam penyampaian informasi kepada publik. Tujuannya adalah untuk menghindari gangguan terhadap proses yang sedang berlangsung dan mencegah timbulnya kesimpangsiuran informasi yang tidak perlu.

Beliau menambahkan bahwa keterlibatan aktif masyarakat dalam memberikan informasi atau laporan adalah cerminan kepedulian dan harapan agar Polri senantiasa menjadi institusi yang lebih profesional, akuntabel, dan terpercaya. Polri memandang partisipasi semacam ini sebagai kemitraan yang sangat positif dalam menunjang pelaksanaan tugas kepolisian sehari-hari.

Polri juga melihat hubungan erat dengan masyarakat sebagai fondasi kemitraan strategis untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus memperkuat landasan akuntabilitas dalam penegakan hukum. Oleh karena itu, setiap informasi yang berasal dari masyarakat akan ditangani dengan keseriusan, profesionalisme, dan proporsionalitas sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Polri akan memberikan penjelasan kepada masyarakat pada waktu yang tepat sesuai perkembangan proses yang berlangsung dan ketentuan yang berlaku. Kami mengimbau masyarakat untuk menunggu informasi resmi dari Polri serta tidak berspekulasi terhadap informasi yang belum terverifikasi, ” pesannya.

Lebih lanjut, Polri memastikan bahwa setiap perkembangan penanganan kasus akan disampaikan secara terbuka kepada publik apabila telah memenuhi syarat untuk dipublikasikan. Pembaruan informasi akan disampaikan langsung oleh satuan yang berwenang menangani proses tersebut, sejalan dengan tahapan yang telah ditetapkan. Ini merupakan bagian tak terpisahkan dari komitmen Polri untuk menjaga transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik.

“Kami berkomitmen menyampaikan setiap perkembangan yang dapat diinformasikan kepada publik secara resmi. Transparansi merupakan bagian dari upaya Polri menjaga akuntabilitas sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan, ” pungkasnya.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |