Lapas Suliki Gelar Sosialisasi Pencegahan Penularan Hantavirus Bersama Puskesmas Suliki

4 hours ago 2

Suliki – Dalam upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan, Lapas Kelas III Suliki menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan penularan hantavirus bagi pegawai dan warga binaan pada Kamis (04/06) di Aula Lapas Kelas III Suliki. Kegiatan ini terselenggara melalui kerja sama dengan Puskesmas Suliki dan diikuti oleh jajaran petugas serta warga binaan sebagai bagian dari langkah preventif menjaga kesehatan bersama.

Kegiatan sosialisasi dibuka secara resmi oleh Kepala Lapas Kelas III Suliki, Waskito Budi Darmo, dan menghadirkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Suliki sebagai narasumber. Sosialisasi ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut arahan Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap risiko penularan hantavirus di lingkungan pemasyarakatan.

Dalam sambutannya, Waskito Budi Darmo menegaskan bahwa kesehatan merupakan salah satu aspek penting yang harus mendapat perhatian bersama, baik oleh petugas maupun warga binaan. Menurutnya, peningkatan pengetahuan mengenai penyakit menular menjadi langkah awal yang sangat penting dalam mencegah terjadinya penyebaran penyakit di lingkungan Lapas.

"Kegiatan sosialisasi ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi seluruh penghuni dan petugas Lapas. Melalui pemahaman yang baik mengenai hantavirus dan langkah-langkah pencegahannya, kami berharap seluruh pihak dapat lebih waspada serta berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan demi menciptakan Lapas yang sehat, aman, dan kondusif, " ujar Waskito.

Dalam pemaparan yang disampaikan oleh tim Puskesmas Suliki, dijelaskan bahwa hantavirus merupakan virus zoonosis yang secara alami menginfeksi hewan pengerat, terutama tikus, dan dapat menular kepada manusia melalui kontak dengan urine, kotoran, air liur, maupun partikel udara yang terkontaminasi. Infeksi hantavirus dapat menyebabkan gangguan kesehatan serius hingga berisiko menyebabkan kematian apabila tidak ditangani dengan baik.

Sebagai langkah pencegahan, peserta diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan kantor dan blok hunian, melaksanakan pengendalian hama atau tikus secara berkala, menutup akses masuk hewan pengerat ke dalam bangunan, serta memastikan penyimpanan bahan makanan dilakukan secara aman dan higienis. Selain itu, peserta juga diimbau untuk segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan tikus atau kondisi lingkungan yang berpotensi menjadi sumber penularan penyakit.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas III Suliki bersama Puskesmas Suliki berupaya membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat sebagai benteng utama pencegahan penyakit. Sinergi yang terjalin antara kedua instansi tersebut menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menjaga kesehatan lingkungan pemasyarakatan. Dengan pemahaman dan kepedulian yang terus ditingkatkan, diharapkan tercipta lingkungan Lapas yang lebih sehat, aman, dan bebas dari risiko penularan penyakit.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |