Kapolda Sumbar Dorong Kemandirian Ekonomi Bhayangkari Lewat Bantuan Mobil Operasional

4 hours ago 2

 Padang, Sumbar — Kapolda Sumbar Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., C.S.F.A., menyerahkan bantuan satu unit kendaraan operasional Toyota HiAce kepada Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Sumatera Barat.

Penyerahan kendaraan tersebut berlangsung di Aula Wisma Kemala Bhayangkari, Jumat (5/6/2026) pagi. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan Polda Sumbar terhadap penguatan operasional, pengembangan usaha, serta kemandirian ekonomi Yayasan Kemala Bhayangkari.

Dalam sambutannya, Kapolda Sumbar menegaskan bahwa bantuan kendaraan operasional tersebut tidak hanya menjadi fasilitas pendukung kegiatan yayasan, tetapi juga diharapkan mampu menjadi stimulan untuk memperkuat sektor usaha yang dikelola Bhayangkari.

“Penyerahan ini bukan sekadar bantuan, tapi wujud kepedulian dan perhatian. Bagaimana sekarang Bhayangkari itu punya usaha. Yayasan itu harus maju, harus melesat, ” ujar Irjen Pol Gatot.

Kapolda juga mengapresiasi jajaran pengurus yayasan dan satuan tugas yang dinilai telah mampu mengoptimalkan kontribusi dari sektor usaha. Menurutnya, penguatan finansial yayasan perlu dikelola secara profesional agar dapat mendukung kegiatan sosial, pendidikan, serta membuka peluang kerja baru.

Ia mencontohkan dukungan tersebut dapat diarahkan untuk pengembangan pendidikan, seperti renovasi TK Bhayangkari, pengadaan fasilitas marching band, hingga penguatan badan usaha yang mampu memberi manfaat lebih luas bagi keluarga besar Polri dan masyarakat.

Lebih lanjut, Irjen Pol Gatot mendorong Yayasan Kemala Bhayangkari agar tidak hanya berperan dalam pengelolaan internal, tetapi juga mampu melihat peluang pasar secara lebih agresif. Salah satunya melalui sistem pemasaran berbasis insentif bagi anggota yang ikut membantu penjualan produk yayasan.

“Bhayangkari itu sebagai manajemen saja, manajer saja. Tapi yang bekerja adalah marketing-nya. Kita punya potensi 12.000 anggota, semua bisa mengemban fungsi marketing, ” tegasnya.

Kapolda menilai, jaringan besar Polda Sumbar dapat menjadi kekuatan strategis untuk mendorong peningkatan penjualan berbagai produk usaha yayasan, termasuk usaha karangan bunga, oleh-oleh, hingga produk lain yang memiliki potensi pasar.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Sumbar juga menyampaikan gagasan jangka panjang untuk mengembangkan merek dagang “Kemala”, terutama pada sektor air minum dalam kemasan. Ia berharap produk tersebut ke depan dapat berkembang secara nasional melalui sistem maklon di 38 Polda se-Indonesia.

Selain itu, Kapolda mengingatkan pengurus Bhayangkari agar dapat memanfaatkan program Kredit Usaha Rakyat atau KUR yang disediakan pemerintah. Program pinjaman tanpa jaminan dengan nilai Rp50 juta hingga Rp100 juta tersebut dinilai bisa menjadi peluang untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga anggota Polri di sektor pertanian, peternakan, kuliner, dan usaha produktif lainnya.

Terkait kendaraan Toyota HiAce yang diserahkan, Kapolda meminta agar pengelolaannya dilakukan secara profesional. Ia menyarankan perawatan kendaraan dikoordinasikan bersama Direktorat Lalu Lintas dan Biro SDM Polda Sumbar.

Kendaraan operasional tersebut diharapkan dapat menjadi sumber pemasukan bagi kas yayasan apabila disewakan untuk umum. Namun, kendaraan tetap dapat digunakan secara gratis untuk kepentingan dinas organisasi.

Acara penyerahan bantuan itu turut dihadiri Ketua Bhayangkari Daerah Sumbar bersama jajaran pengurus yayasan, pejabat utama Polda Sumbar, serta tamu undangan. Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan Yayasan Kemala Bhayangkari dan keluarga besar Polri di Sumatera Barat.

(Berry)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |