Blora – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Blora menerima kunjungan kerja Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Mardi Santoso, pada Kamis (11/06/2026). Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka monitoring dan evaluasi pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan serta memastikan berbagai program pembinaan berjalan dengan baik.
Setibanya di Rutan Blora, Kakanwil didampingi Kepala Rutan Blora, Sugito, beserta jajaran meninjau sejumlah fasilitas layanan dan sarana pendukung yang ada di lingkungan rutan. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi satuan kerja serta pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat dan warga binaan.
Dalam kunjungan tersebut, Kakanwil juga melihat berbagai hasil karya warga binaan yang merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian. Beragam produk ditampilkan, mulai dari hasil olahan makanan UMKM hingga hasil pertukangan yang dikerjakan oleh warga binaan sebagai bekal keterampilan setelah kembali ke masyarakat.

Selanjutnya, rombongan meninjau area brandgang yang dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan ketahanan pangan. Di lokasi tersebut, Kakanwil melihat secara langsung berbagai program pembinaan yang sedang berjalan, meliputi kegiatan pertanian dan peternakan yang dikelola oleh warga binaan di bawah bimbingan petugas.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke blok hunian warga binaan. Pada kesempatan tersebut, Kakanwil berinteraksi langsung dengan warga binaan untuk mengetahui kondisi mereka sekaligus memastikan hak-hak warga binaan terpenuhi dengan baik. Selain itu, dilakukan pula pengecekan terhadap kondisi blok hunian guna memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga.

Kakanwil juga meninjau dapur penyelenggaraan makanan untuk memastikan proses penyediaan makanan bagi warga binaan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Kebersihan area dapur, kualitas bahan makanan, serta proses pengolahan menjadi perhatian dalam peninjauan tersebut.
Di akhir kegiatan, Kakanwil memberikan arahan kepada jajaran Rutan Blora agar terus menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat pengawasan guna menjaga keamanan dan ketertiban. Selain itu, seluruh petugas diharapkan terus memberikan pelayanan yang humanis, transparan, dan akuntabel serta mengoptimalkan program pembinaan agar mampu memberikan manfaat nyata bagi warga binaan. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif sebagai wujud komitmen bersama dalam mewujudkan pemasyarakatan yang profesional dan berintegritas.
















































