Wabup Iriane Iliyas Dorong Tadabbur Alam Jadi Agenda Rutin, Wisata Pofua’a Diminta Dijaga Bersama

8 hours ago 2

MOROWALI, Sulawesi Tengah– Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, mendorong kegiatan Tadabbur Alam agar terus dilaksanakan secara rutin sebagai wadah memperkuat nilai-nilai keagamaan, mempererat silaturahmi, sekaligus menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan.

Hal tersebut disampaikan Iriane Iliyas saat menghadiri Tadabbur Alam ke-6 yang dirangkaikan dengan kegiatan Hari Bebas Kendaraan di kawasan wisata pemandian Air Terjun Pofua’a, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Minggu (2/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana kebersamaan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk menikmati keindahan alam sekaligus merefleksikan pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari rasa syukur atas anugerah yang diberikan Tuhan.

Dalam sambutannya, Iriane menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Bente bersama WIA dan TP-PKK Kecamatan Bungku Tengah yang telah berinisiatif melaksanakan kegiatan tersebut.

Menurutnya, Tadabbur Alam memiliki nilai yang positif karena tidak hanya menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, tetapi juga dapat membangun kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan potensi wisata yang dimiliki daerah.

Iriane berharap kegiatan Tadabbur Alam dapat dijadikan agenda rutin. Bahkan, ia mendorong agar kegiatan tersebut dapat dilaksanakan setidaknya dua kali dalam setahun sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.

“Mari kita jaga bersama, jangan membuang sampah sembarangan. Kebersihan adalah hal yang terpenting. Jika kita menjaga alam ini dengan baik, pariwisata Pofua’a akan terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat, ” ujar Iriane.

Ia menegaskan bahwa kebersihan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberlangsungan destinasi wisata. Keindahan alam yang dimiliki Air Terjun Pofua’a, kata dia, harus dibarengi dengan kesadaran seluruh pihak untuk menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan.

Untuk itu, Iriane mengajak Pemerintah Desa Bente dan masyarakat untuk tidak hanya menjadi penikmat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga dan mengembangkan kawasan wisata Pofua’a.

Menurutnya, pengembangan sektor pariwisata membutuhkan keterlibatan bersama. Pemerintah dapat memberikan dukungan dari sisi kebijakan dan pembangunan, sementara masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan serta menciptakan suasana wisata yang aman, bersih, nyaman dan ramah bagi pengunjung.

“Ini potensi kita bersama. Mari kita jaga, rawat dan kembangkan dengan baik. Kalau lingkungannya bersih dan terpelihara, wisatawan tentu akan merasa nyaman untuk datang kembali, ” lanjutnya.

Selain berbicara mengenai lingkungan dan pariwisata, Wakil Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan. Menurutnya, semangat gotong royong merupakan kekuatan penting dalam mendukung berbagai program pembangunan di Kabupaten Morowali.

Ia berharap kegiatan seperti Tadabbur Alam tidak berhenti pada kegiatan bersama di alam terbuka, tetapi dapat menjadi ruang untuk memperkuat hubungan sosial masyarakat serta menanamkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Kegiatan Tadabbur Alam ke-6 yang diselenggarakan Pemerintah Desa Bente bekerja sama dengan WIA dan TP-PKK Kecamatan Bungku Tengah tersebut menjadi sarana mempererat tali persahabatan, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.

Keberadaan Air Terjun Pofua’a yang memiliki potensi wisata alam diharapkan dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan. Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, kawasan tersebut diharapkan mampu menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Morowali sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Melalui kegiatan Tadabbur Alam, pesan yang disampaikan bukan hanya tentang menikmati keindahan alam, tetapi juga tentang bagaimana manusia menjaga, merawat dan mewariskan lingkungan yang baik kepada generasi berikutnya. (IKP/Tar)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |