Sentra Mentimun Boroangin Siap Bertransformasi, Lurah Mangallekana Dorong Pertanian Terpadu demi Kesejahteraan Warga

9 hours ago 3

PANGKEP – Kelurahan Mangallekana, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, terus berupaya mengembangkan potensi lokal sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Tidak hanya mempertahankan identitas sebagai wilayah penghasil mentimun, khususnya di Dusun Boroangin, pemerintah kelurahan kini mendorong terwujudnya sistem pertanian terpadu yang lebih produktif, bernilai tambah, dan berkelanjutan.

Kepala Kelurahan Mangallekana, Musakkir, S.M., saat ditemui beberapa hari lalu di kantornya mengatakan, sektor pertanian merupakan salah satu potensi terbesar yang dimiliki wilayahnya dan harus terus dikembangkan agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kelurahan Mangallekana selama ini dikenal sebagai salah satu penghasil mentimun, khususnya di Dusun Boroangin. Namun, ke depan kami ingin mengembangkan kawasan ini menjadi pertanian terpadu dengan berbagai jenis tanaman hortikultura sehingga pendapatan masyarakat semakin meningkat, " ujar Musakkir.

Menurutnya, masyarakat Dusun Boroangin telah membudidayakan mentimun secara turun-temurun. Tradisi tersebut menjadi modal besar untuk mengembangkan komoditas lain seperti terung, kangkung, cabai, dan berbagai jenis sayuran yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Selain menjadi komoditas unggulan, mentimun (Cucumis sativus) juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Buah yang mengandung sekitar 95 persen air ini kaya akan vitamin K, vitamin C, kalium, serat, dan antioksidan yang bermanfaat menjaga hidrasi tubuh, membantu pencernaan, mendukung kesehatan kulit, serta menjadi pilihan yang baik bagi masyarakat yang menjalani pola hidup sehat karena rendah kalori.

Musakkir menilai, pengembangan sentra mentimun tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga dapat diarahkan pada pengolahan hasil panen dan pemasaran yang lebih luas sehingga memberikan nilai tambah bagi petani.

Selain didukung lahan yang subur, kawasan Boroangin juga memiliki sungai besar yang menjadi sumber air bagi pertanian. Namun, pemanfaatan sumber air tersebut masih memerlukan tambahan mesin pompa agar distribusi air ke kebun dan persawahan dapat berjalan optimal, terutama pada musim kemarau.

Ia mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan di bawah kepemimpinan Dr. H. Muhammad Yusran Lalogau yang telah memberikan bantuan beberapa unit mesin pompa air untuk mendukung kebutuhan petani.

"Bantuan pompa air ini sangat membantu petani dalam memenuhi kebutuhan air untuk kebun dan sawah. Kami berharap dukungan seperti ini terus berlanjut agar produktivitas pertanian semakin meningkat, " katanya.

Musakkir berharap kolaborasi antara pemerintah, petani, dan seluruh elemen masyarakat dapat menjadikan Mangallekana sebagai kawasan pertanian terpadu yang menghasilkan beragam komoditas unggulan, memperkuat ketahanan pangan, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Potensi lokal adalah kekuatan utama yang harus kita manfaatkan. Jika dikelola dengan baik, Mangallekana tidak hanya dikenal sebagai sentra mentimun, tetapi juga menjadi contoh kawasan pertanian terpadu yang maju, mandiri, dan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat, " tutupnya. ( Herman Djide)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |