Kudus – Dalam rangka memperkuat tata kelola sumber daya manusia yang profesional, transparan, dan berbasis digital, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Demak mengikuti sosialisasi dan bimbingan teknis (Bimtek) Aplikasi STAR ASN yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Tengah di Aula Rutan Kelas IIB Kudus, Rabu (1/7). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah, Ina Purnaningati Saputro, bersama Tim SDM Kanwil, serta diikuti oleh jajaran pegawai Rutan Demak dan Rutan Kudus. Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman pegawai terhadap implementasi sistem manajemen talenta digital STAR ASN sekaligus penguatan tata kelola kepegawaian di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pembekalan mengenai pengelolaan data kepegawaian, kelas jabatan, pemutakhiran data mandiri, hingga pelimpahan kewenangan bidang kepegawaian kepada Kantor Wilayah sesuai ketentuan yang berlaku. Ketua Tim SDM Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah, Dhian Saraswati, menjelaskan berbagai kewenangan yang kini berada di tingkat Kantor Wilayah, meliputi pengangkatan, mutasi, kenaikan pangkat, cuti, penegakan disiplin, hingga pengembangan kompetensi pegawai. Sementara itu, Ina Purnaningati Saputro menegaskan bahwa STAR ASN merupakan instrumen penting dalam mewujudkan sistem manajemen ASN yang berbasis merit, kompetensi, dan kinerja, sehingga setiap pegawai dituntut aktif memastikan data kepegawaiannya selalu akurat dan mutakhir.
Kepala Rutan Kelas IIB Demak, Kasno, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai langkah strategis dalam mendukung transformasi birokrasi di bidang kepegawaian. Menurutnya, pemahaman yang baik terhadap STAR ASN dan regulasi kepegawaian akan meningkatkan kualitas pengelolaan SDM di lingkungan Rutan Demak. "Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas dan profesionalisme seluruh pegawai melalui penguatan kompetensi, termasuk dalam pemanfaatan sistem digital seperti STAR ASN. Dengan pengelolaan SDM yang semakin tertib, akurat, dan berbasis merit, kami optimistis pelayanan pemasyarakatan akan semakin berkualitas, akuntabel, dan berintegritas, " ujar Kasno.

















































