PURWOKERTO – Dalam upaya mewujudkan kesejahteraan pegawai melalui tata kelola finansial yang cerdas, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Purwokerto menggelar kegiatan Sosialisasi Literasi Keuangan. Menggandeng PT Pegadaian Syariah Pasar Wage, kegiatan edukatif ini diselenggarakan di Aula Bapas Purwokerto dan diikuti oleh seluruh jajaran pegawai pada Senin (29/6/2026).
Acara yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB ini menghadirkan tim ahli dari PT Pegadaian Syariah Pasar Wage. Dalam pemaparannya, dijelaskan mengenai urgensi investasi emas sebagai salah satu instrumen yang relatif stabil, aman, dan terbukti mampu menjaga nilai aset dari inflasi dalam jangka panjang.
Guna memfasilitasi kebutuhan investasi tersebut, para pegawai diperkenalkan dengan berbagai produk unggulan PT Pegadaian Syariah. Beberapa layanan yang disosialisasikan meliputi Tabungan Emas dan program Cicil Emas, yang mekanismenya dinilai sangat fleksibel serta dapat disesuaikan dengan kemampuan ekonomi masing-masing individu.
Tidak hanya berfokus pada pengenalan produk logam mulia, kegiatan ini juga membagikan strategi komprehensif terkait perencanaan keuangan jangka panjang. Para pegawai dibekali ilmu mengenai tata cara manajemen pendapatan, penyusunan tujuan keuangan yang realistis, serta pentingnya membangun kebiasaan berinvestasi secara konsisten demi kondisi keuangan yang sehat.
Narasumber turut mengingatkan bahwa pengelolaan aset secara bijak mutlak diperlukan. Setiap keputusan finansial harus selalu memperhatikan aspek keamanan, likuiditas, serta diversifikasi portofolio untuk meminimalkan berbagai risiko kerugian di masa mendatang.
Secara keseluruhan, suasana sosialisasi berlangsung sangat interaktif dengan antusiasme yang tinggi dari para pegawai. Sesi diskusi dan tanya jawab berjalan lancar, memberikan pemahaman mendalam agar jajaran Bapas Purwokerto mampu mengambil keputusan finansial yang tepat, terencana, dan bertanggung jawab.
Sebagai tindak lanjut, Kepala Bapas Kelas II Purwokerto, Nasirudin, akan segera melaporkan pelaksanaan agenda positif ini kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah. Ia juga berpesan agar edukasi ini membawa dampak nyata bagi kesejahteraan finansial seluruh jajarannya.
"Saya sangat mendorong seluruh pegawai untuk terus meningkatkan literasi serta mulai menerapkan pengelolaan keuangan yang bijaksana. Manfaatkan instrumen investasi yang aman dan sesuai dengan kebutuhan kita sejak dini, karena ini adalah bentuk nyata perencanaan masa depan yang lebih mapan, " tegas Nasirudin.
(Humas Bapas Purwokerto)

















































