Menuju Kependudukan Berkualitas, Pemkab Morowali Gelar Sosialisasi GDPK dan Penyusunan PJPK

2 months ago 19

Menuju Kependudukan Berkualitas, Pemkab Morowali Gelar Sosialisasi GDPK dan Penyusunan PJPK

Sekda Morowali Drs. Yusman Mahbud, M.Si

MOROWALI, Indonesiasatu.id– Mewakili Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf, Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. Yusman Mahbub, M.Si., telah menghadiri sekaligus membuka kegiatan publikasi Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) Tahun 2020-2045 pada hari Kamis (13/11/2025) di Aula Kantor Bupati Morowali, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah. Kegiatan yang digagas oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Daerah (DKPPKBD) Kabupaten Morowali juga dirangkaikan dengan penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Tingkat Kabupaten Morowali Tahun 2025.
 
Dalam sambutannya, Yusman Mahbub menyampaikan bahwa Grand Design Pembangunan Kependudukan ini harus bisa menjadi arah dan pedoman utama dalam menata kependudukan selama 25 tahun mendatang. Tujuannya adalah agar menampilkan parameter-parameter kependudukan yang terarah dan jelas, serta mempersiapkan langkah-langkah untuk memanfaatkan bonus demografi yang berlangsung sekarang sampai Tahun 2035 dan mempersiapkan Morowali memasuki era Indonesia Emas 2045.
 
Ia juga menjelaskan bahwa GDPK Kabupaten Morowali mencangkup lima aspek penting dalam pembangunan kependudukan, antara lain: Pengendalian kualitas penduduk, Peningkatan kualitas penduduk, Pengarahan mobilitas penduduk, Pembangunan keluarga, serta Pembangunan database kependudukan. Selain itu, Morowali memiliki jumlah penduduk yang besar dengan karakteristik yang beragam yang perlu terus dipantau dan ditetapkan sebagai peta acuan sampai ke level terbawah, yang sangat berpengaruh terhadap proses pembangunan secara keseluruhan. Sehingga dengan adanya GDPK ini, diharapkan akan mempercepat terwujudnya kualitas sumber daya manusia di Morowali yang memiliki daya saing yang tinggi.
 
“Untuk mengimplementasikan Grand Design Pembangunan Kependudukan 2025-2045 dalam jangka menengah maka, diperlukan penyusunan Peta Jalan Penduduk Tahun 2025-2030 di tingkat kabupaten yang juga selaras dengan tingkat provinsi dan nasional, ” ujar Yusman Mahbub saat membuka kegiatan tersebut.
 
Di tempat yang sama, Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Tengah, Tenny C. Soriton mengatakan bahwa tujuan utama pelaksanaan GDPK dan Peta Jalannya yakni untuk tercapainya kualitas penduduk yang tinggi. Dengan demikian, penduduk dapat menjadi faktor penting dalam mencapai kemajuan bangsa dengan Sumber Daya Manusia yang unggul, serta mewujudkan penduduk yang tumbuh seimbang dan dapat dipercaya.
 
Sementara itu, dalam laporan ketua panitia pelaksana kegiatan, Jumiati menjelaskan bahwa manfaat adanya dokumen GDPK dan PJPK yang diinternalisasi di daerah adalah diharapkan akan tercipta pembangunan yang berkelanjutan, terencana, dan berbasis data. Hal ini diharapkan mampu mengoptimalkan bonus demografi serta mengatasi berbagai tantangan kependudukan yang ada, guna mencapai Visi Indonesia Emas 2045. (IKP & TAR)

morowali

Read Entire Article
Karya | Politics | | |