SOLOK - Keselamatan di jalan raya terus menjadi prioritas utama. Dalam semangat kolaborasi yang kuat, PT Jasa Raharja Sumatera Barat bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumatera Barat baru-baru ini melakukan inspeksi mendalam terhadap kondisi rem kendaraan di Unit Pelaksana Pengujian Kendaraan Bermotor (UPPKB) Lubuk Selasih, Solok. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen nyata untuk meminimalisir risiko kecelakaan yang seringkali berakar dari masalah teknis pada sistem pengereman.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin (23/3) ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah upaya proaktif untuk memastikan setiap kendaraan yang melintas, terutama angkutan umum dan barang, benar-benar dalam kondisi prima dan laik jalan. Bayangkan saja betapa mengerikannya jika rem mendadak tidak berfungsi di tengah kepadatan lalu lintas. Itu sebabnya, pemeriksaan fokus pada sistem pengereman ini menjadi sangat krusial, apalagi menjelang dan selama periode tingginya mobilitas masyarakat.
Tak hanya aspek teknis kendaraan, rombongan pimpinan dari kedua instansi ini juga meninjau langsung kesiapan Pos Pengamanan (PAM) UPPKB Lubuk Selasih. Kesiapan petugas dan ketersediaan sarana pendukung menjadi sorotan demi memastikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pengguna jalan.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto, menyampaikan betapa pentingnya sinergi ini. "Pengecekan rem ini merupakan langkah preventif yang sangat penting untuk memastikan kendaraan yang beroperasi benar-benar dalam kondisi aman. Kami ingin memastikan bahwa setiap kendaraan yang melintas, khususnya angkutan umum dan barang, memenuhi standar keselamatan, " ujarnya dengan mantap.
Ia menambahkan, kolaborasi antara Jasa Raharja dan BPTD adalah kunci. "Keselamatan transportasi tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antarinstansi untuk memastikan seluruh aspek, baik kendaraan, pengemudi, maupun sistem pengawasan berjalan optimal, " tegasnya.
Lebih dari sekadar pengawasan, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi. Para pengemudi diajak untuk lebih peduli terhadap kondisi kendaraannya. "Dengan adanya pemeriksaan seperti ini, kami berharap para pengemudi semakin sadar akan pentingnya melakukan pengecekan kendaraan secara rutin, khususnya sistem pengereman, guna mencegah potensi kecelakaan, " tutur Teguh Afrianto.
Harapannya, upaya bersama ini tidak hanya menekan angka kecelakaan lalu lintas, tetapi juga menumbuhkan rasa aman dan nyaman bagi setiap individu yang melakukan perjalanan. Jasa Raharja Sumatera Barat menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat langkah-langkah preventif dan kolaboratif demi mewujudkan transportasi yang benar-benar aman dan berkeselamatan bagi seluruh masyarakat.















































