Napak Tilas Rimbo Ulu: Pemkab Solok Dorong Pertanian & Akses Kawasan

5 hours ago 3

SOLOK -   Sebuah perjalanan penuh makna digelar di kawasan Rimbo Ulu Paninggahan, Kabupaten Solok, pada Rabu (25/03/2026). Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I., bersama rombongan dari Dewan Pimpinan Pusat Perantau Keluarga Paninggahan (DPP-PKP) melakukan napak tilas. Bukan sekadar kunjungan biasa, kegiatan ini merupakan ikhtiar mendalam untuk menggali potensi tersembunyi sekaligus merancang cetak biru pengembangan sektor pertanian dan perkebunan yang berkelanjutan di wilayah tersebut.

Kegiatan ini dijiwai oleh filosofi adat Minangkabau yang mendalam, “Satinggi-tinggi tabangnyo bangau, pulangnyo ka kubangan juo. Dulu asa kito dari rimbo, kito bangun rimbo baliak.” Makna tersiratnya adalah panggilan akbar untuk kembali merajut asa dan membangun kampung halaman tercinta dengan memanfaatkan kekayaan alam yang dianugerahkan.

Sebelum menjelajahi Rimbo Ulu, pertemuan awal yang hangat diselenggarakan di Kantor Camat Junjung Sirih. Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Anggota DPRD Kabupaten Solok, Drs. Nazar Bakri, Camat Junjung Sirih, jajaran perangkat Nagari Paninggahan, serta para pengurus DPP-PKP. Diskusi dipimpin oleh Sekretaris Nagari Paninggahan, yang memaparkan rencana teknis napak tilas di dua lokasi krusial: Rimbo Ulu dan kawasan Kandang Banto Lurah Cangka, Parambahan Talago.

“Tim akan kami bagi menjadi dua kelompok dengan titik kumpul di Kantor Camat. Masing-masing lokasi telah ditunjuk koordinator lapangan guna memastikan kelancaran dan efektivitas kegiatan, ” ujar Sekretaris Nagari, menjelaskan strategi pelaksanaan di lapangan.

Drs. Nazar Bakri, dalam kesempatannya, mengingatkan akan pentingnya kehati-hatian dalam setiap langkah program. Ia menekankan bahwa sebagian wilayah yang akan dilalui termasuk dalam kawasan hutan lindung. Pengalaman sebelumnya yang terkendala perizinan menjadi pelajaran berharga, sehingga ia berpesan agar seluruh kegiatan senantiasa mengacu pada ketentuan hukum yang berlaku.

Wakil Bupati H. Candra menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Solok untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang vital bagi kawasan ini. Ia mengungkapkan optimisme terkait pengusulan ruas jalan Simpang Padang menuju Gagoan untuk masuk dalam program prioritas tahap pertama Inpres Jalan Daerah (IJD).

“Untuk tahap awal, fokus kita adalah hingga Parak Marunggai. Selanjutnya, ruas jalan hingga kawasan hutan suaka sepanjang 1, 8 kilometer juga telah kita usulkan ke Pemerintah Provinsi Sumatera Barat agar status kawasan tertentu dapat diubah, sehingga memungkinkan pembangunan berlanjut, ” ungkapnya, menunjukkan progres yang signifikan.

Wabup juga menjelaskan bahwa pembukaan akses masih menghadapi tantangan, baik dari kondisi geografis yang menantang maupun status kawasan hutan yang kompleks. Namun, pemerintah daerah tidak tinggal diam, terus berkoordinasi erat dengan pihak terkait, termasuk BKSDA, untuk menemukan solusi terbaik melalui skema kemitraan atau kerja sama yang patuh regulasi.

Perwakilan DPP-PKP, melalui Sekretaris Jenderal, menyampaikan kesiapan penuh para perantau untuk berkolaborasi dalam setiap program pembangunan di kampung halaman. Ia mengungkapkan harapan besar agar cita-cita para pendahulu untuk membuka akses dan mengembangkan Rimbo Ulu dapat terwujud di era kini.

“Kami dari PKP berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Harapannya, seluruh rencana ini dapat terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi anak nagari, ” tutur Sekretaris Jenderal DPP-PKP, menyuarakan semangat kolaborasi.

Dukungan tak kalah penting datang dari Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Paninggahan, E. Datuak Majo Nan Putih. Beliau menegaskan urgensi persetujuan kaum adat dalam setiap rencana pembangunan, terutama yang berkaitan dengan pembebasan lahan. Unsur adat menyatakan kesiapan untuk mendukung program pemerintah, asalkan melalui mekanisme musyawarah yang bijaksana.

Usai pembagian tim yang terstruktur, Wakil Bupati H. Candra beserta rombongan langsung bergerak menuju jantung Rimbo Ulu Paninggahan. Perjalanan napak tilas bersama pengurus DPP-PKP ini diharapkan menjadi momentum awal yang krusial dalam membuka akses dan mengoptimalkan potensi kawasan, demi terwujudnya kesejahteraan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Nagari Paninggahan.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |