Korban Penembakan Tak Sadarkan Diri di RS Vita Insani, Manajemen Kebun Marihat Bungkam Dikonfirmasi

2 months ago 8

SIMALUNGUN - Hingga saat ini, Rudianto (43) belum sadarkan diri dan Ia korban penembakan yang terjadi di areal Blok 52, Afdeling 4, PTPN IV Regional 2, Unit Kebun Marihat, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun,  Rabu malam (03/12/2025) yang lalu.

Informasi dihimpun, korban tak sadarkan diri akibat dua peluru bersarang di bagian kepalanya dan satu peluru mengenai otak. Salah satu peluru berhasil dikeluarkan setelah dioperasi Tim Dokter di RS Vita Insani, Kota Pematangsiantar, Rabu (10/12/2025), sekira pukul 18.00 WIB.

Diketahui, pria bernama Rudianto berdomisili di Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun dan Ia didampingi sang Istri bernama Desi yang sejak awal kejadian tetap setia mendampingi korban dalam perawatan intensif di RS Vita Insani.

Namun, sangat disesalkan, pihak Manajemen PTPN IV Regional 2 Unit Kebun Marihat terkesan bungkam dan enggan menyampaikan pernyataan resmi atas kejadian yang menimpa korban Rudianto, hingga rilis berita ini dilansir ke publik.

Terpisah, sosok berinisial ASP selaku Manajer dan Kepala Asisten Tanaman Kebun Marihat, Benny saat dihubungi melalui pesan percakapan selularnya, terkesan enggan merespon dan tak bersedia menanggapi konfirmasi awak media ini.

Sebelumnya diberitakan,  
Aksi koboi menggunakan senjata api diperagakan personel pengamanan aset di areal perkebunan kelapa sawit milik PTPN IV Regional 2 Unit Kebun Marihat.

Menurut, nara sumber, insiden itu terjadi di lokasi Blok 52, Afdeling 4 Kebun Marihat, Nagori Silampuyang, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupeten Simalungun. Rabu (03/12/2025) malam.

"Insiden itu berawal dari sejumlah tujuh orang pria melakukan aksi pencurian TBS kelapa sawit, " ungkap nara sumber.

Informasi diperoleh, seorang pria diamankan dan seorang lainnya, mengalami luka tembak pada bagian kepalanya. Hingga saat ini kondisi korban kritis dan menjalani perawatan medis di RS Balimbingan.

"Pada malam itu juga, Josua diserahkan ke Mapolres Simalungun. Sedangkan, korban Rudianto dirujuk ke RS Balimbingan, " jelas nara sumber.

Lebih lanjut, belum diketahui secara pasti, siapa personel pengamanan yang melakukan penembakan terhadap korban dan jenis senjata apa, yang digunakan pelaku dalam insiden itu.

"Informasi terkait ke duanya, Josua dan korban Rudianto alias Muntuk, warga Simpang Murni Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, " tutup nara sumber.

Aksi penembakan itu bermula dari 7 orang pria disebut melalui aksi pencurian TBS kelapa sawit di Areal Blok 52 Afdeling 4 Kebun Marihat. Tindakan, oknum personil pengamanan Kebun Marihat itu sontak menggegerkan warga setempat.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |