Jasa Raharja dan Fasilitas Kesehatan Pasaman Barat Samakan Persepsi Penjaminan Korban Kecelakaan

2 hours ago 2

PASAMAN BARAT – PT Jasa Raharja bersama fasilitas kesehatan dan sejumlah stakeholder di Kabupaten Pasaman Barat memperkuat koordinasi penanganan serta penjaminan korban kecelakaan lalu lintas, kecelakaan kerja, dan penyakit akibat kerja. Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang cepat, tepat, dan sesuai ketentuan.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Koordinasi Penjaminan Kasus Kecelakaan Lalu Lintas, Kecelakaan Kerja, dan Penyakit Akibat Kerja bagi fasilitas kesehatan se-Kabupaten Pasaman Barat yang berlangsung di Hotel Guchi Pasaman Barat, Selasa (11/8).

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur terkait, di antaranya Kasat Lantas Polres Pasaman Barat, Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat, Jasa Raharja Pasaman Barat, BPJS Ketenagakerjaan Pasaman Barat, BPJS Kesehatan Pasaman Barat, serta perwakilan rumah sakit, puskesmas, FKTP dan FKTRL se-Kabupaten Pasaman Barat.

Forum tersebut menjadi momentum untuk menyamakan pemahaman mengenai mekanisme penanganan kasus, alur pelayanan, proses administrasi, hingga kelengkapan dokumen yang dibutuhkan dalam penjaminan korban.

Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja (Persero) Sumatera Barat, Teguh Afrianto, mengatakan koordinasi dengan fasilitas kesehatan merupakan bagian penting dalam memastikan masyarakat mendapatkan kepastian pelayanan ketika mengalami kecelakaan.

“Yang paling penting dalam penanganan kasus kecelakaan adalah masyarakat mendapatkan kepastian pelayanan. Untuk itu, koordinasi antara Jasa Raharja, fasilitas kesehatan, dan stakeholder terkait harus berjalan dengan baik, termasuk dalam memahami alur serta kelengkapan administrasinya. Jangan sampai persoalan administrasi justru menjadi hambatan bagi masyarakat dalam memperoleh haknya, ” ujar Teguh.

Menurutnya, sinergi antarinstansi tidak hanya berkaitan dengan proses penjaminan, tetapi juga memastikan seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama ketika menangani kasus di lapangan. Komunikasi dan koordinasi yang baik diharapkan mampu membuat proses pelayanan berjalan lebih efektif sekaligus memberikan kepastian kepada korban maupun keluarga.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai mekanisme dan persyaratan penjaminan untuk kasus kecelakaan lalu lintas, kecelakaan kerja, maupun penyakit akibat kerja. Pembahasan juga mencakup alur pelayanan, administrasi, serta dokumen yang diperlukan dalam proses penjaminan.

Melalui kegiatan ini, Jasa Raharja Pasaman Barat bersama fasilitas kesehatan berhasil menyamakan persepsi terkait pelaksanaan pelayanan dan proses penjaminan. Kesamaan pemahaman tersebut diharapkan dapat mempercepat proses administrasi sekaligus mencegah terjadinya kendala pelayanan yang dapat merugikan masyarakat.

“Dengan adanya forum seperti ini, kita bisa duduk bersama dan menyelesaikan persoalan yang mungkin muncul di lapangan. Harapan kami, komunikasi ini tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi saja, tetapi terus berlanjut dalam pelaksanaan pelayanan sehari-hari, ” kata Teguh.

Jasa Raharja Sumatera Barat menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dengan fasilitas kesehatan dan seluruh stakeholder terkait. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang semakin cepat, mudah, tepat, dan memberikan kepastian bagi masyarakat yang mengalami kecelakaan lalu lintas maupun kecelakaan kerja sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan penguatan koordinasi tersebut, proses penanganan korban diharapkan semakin terintegrasi, sementara fasilitas kesehatan dan stakeholder memiliki pemahaman yang seragam dalam memberikan pelayanan dan menjalankan proses penjaminan kepada masyarakat di Kabupaten Pasaman Barat.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |