Wapang TNI Tinjau Yonif Teritorial Baru dan Makam Pangeran Diponegoro Saat Kunker di Jateng

3 hours ago 2

SEMARANG - Wakil Panglima TNI (Wapang TNI) Jenderal TNI Tandyo Budi R., S.Sos., M.Si., melakukan kunjungan kerja strategis ke wilayah Kodam IV/Diponegoro, Jawa Tengah, Rabu (24/6/2026). Dalam agenda tersebut, Wapang TNI meninjau pembangunan satuan teritorial baru, mengecek aset pertahanan bernilai sejarah, hingga memastikan kesiapan infrastruktur militer yang menjadi bagian penting penguatan pertahanan nasional.

Kunjungan ini menjadi salah satu langkah nyata Mabes TNI dalam mengawal pembangunan kekuatan pertahanan berbasis kewilayahan sekaligus menjaga warisan sejarah bangsa yang memiliki nilai strategis bagi generasi mendatang.

Wapang TNI bersama rombongan pejabat tinggi Mabes TNI dan Mabes Angkatan Darat tiba di Pangkalan Udara Utama Angkatan Darat (Lanumad) Ahmad Yani Semarang menggunakan pesawat Boeing 737-400 Classic milik TNI AU.

Kedatangannya disambut langsung Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., beserta para pejabat utama Kodam IV/Diponegoro.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut antara lain Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), Inspektur Jenderal TNI, para Asisten Panglima TNI, hingga Asisten Personel Kasad.

Agenda pertama diawali dengan kunjungan ke Mausoleum Pangeran Diponegoro di Semarang. Lokasi tersebut merupakan salah satu situs sejarah nasional yang memiliki keterkaitan erat dengan perjuangan tokoh besar bangsa dalam melawan penjajahan.

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi kawasan cagar budaya sekaligus memastikan upaya pelestarian situs bersejarah yang menjadi bagian dari identitas bangsa.

Kehadiran Wapang TNI di kompleks makam Pangeran Diponegoro juga menjadi simbol komitmen TNI dalam menjaga nilai-nilai sejarah perjuangan yang menjadi fondasi semangat kebangsaan dan patriotisme prajurit.

Usai transit di Markas Kodam IV/Diponegoro, rombongan melanjutkan perjalanan menggunakan helikopter MI-17 Penerbad menuju Kabupaten Pati.

Didampingi Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI M. Andhy Kusuma, S.Sos., M.M., M.Han., CFrA., serta Asisten Logistik Kasdam, Wapang TNI meninjau langsung pembangunan fasilitas dan pangkalan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 936 Pati.

Peninjauan dilakukan di kawasan Marshalling Area yang akan menjadi pusat aktivitas satuan baru tersebut.

Menurut Wapang TNI, pembangunan Yonif Teritorial Pembangunan merupakan bagian dari strategi penguatan pertahanan berbasis wilayah yang menjadi salah satu prioritas TNI dalam menghadapi tantangan masa depan.

"Kami ingin memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai rencana, tepat waktu, serta memenuhi standar operasional yang telah ditetapkan. Kehadiran satuan baru ini nantinya akan mendukung tugas-tugas pembinaan teritorial sekaligus memperkuat pertahanan negara di tingkat daerah, " ujar Jenderal Tandyo Budi dalam kesempatan tersebut.

Setelah menyelesaikan agenda di Kabupaten Pati, rombongan melanjutkan penerbangan menuju Magelang.

Di kota yang dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan militer Indonesia itu, Wapang TNI meninjau sejumlah aset dan infrastruktur strategis, termasuk kawasan Kantor Eks Karesidenan Kedu yang memiliki nilai historis tinggi.

Agenda kemudian berlanjut ke Akademi Militer (Akmil) Magelang untuk melihat kesiapan fasilitas pendidikan calon perwira TNI AD yang menjadi kawah candradimuka pemimpin masa depan TNI.

Kunjungan kerja maraton yang dilakukan Wapang TNI tersebut mencerminkan perhatian serius pimpinan TNI terhadap pembangunan kekuatan pertahanan sekaligus pelestarian aset sejarah militer.

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin menegaskan bahwa seluruh jajaran Kodam IV/Diponegoro terus mendukung percepatan pembangunan satuan baru serta menjaga aset-aset strategis yang berada di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Kami berkomitmen memastikan setiap program pembangunan berjalan optimal serta menjaga seluruh aset dan warisan sejarah yang menjadi bagian penting dari perjalanan bangsa dan institusi TNI, " ujar Achiruddin.

Melalui kunjungan tersebut, Mabes TNI berharap pembangunan infrastruktur pertahanan, kesiapan operasional satuan baru, serta pelestarian cagar budaya militer dapat berjalan beriringan guna mendukung kekuatan pertahanan nasional yang modern, adaptif, dan berakar pada nilai-nilai sejarah perjuangan bangsa.

(Agung)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |