HUMAS, BALIKPAPAN — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II A Balikpapan kembali membuktikan keseriusannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban dengan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan telepon genggam (HP) ke dalam rutan. Keberhasilan ini tidak terlepas dari ketelitian serta kewaspadaan petugas dalam melaksanakan pemeriksaan badan dan barang bawaan pengunjung sesuai dengan prosedur pengamanan yang berlaku.
Berbagai modus dilakukan oleh oknum pengunjung demi memasukkan barang terlarang tersebut Meski demikian, upaya tersebut berhasil digagalkan berkat profesionalisme dan kejelian petugas layanan kunjungan.
Seorang pengunjung perempuan berinisial S datang untuk melakukan kunjungan dan mengikuti prosedur yang berlaku, mulai dari pengambilan nomor antrian, pengisian formulir di loket, hingga pemeriksaan barang bawaan dan penggeledahan badan. Dalam proses tersebut, petugas menemukan 2 unit handphone atau alat komunikasi illegal dan handsfree atau perangkat audio portable yang disembunyikan di dalam sepatu kecil milik yang bersangkutan. Barang bukti kemudian diamankan, dan pengunjung dimintai keterangan lebih lanjut oleh petugas dan termasuk dua orang warga binaan yg akan di kunjungi selanjutnya akan diberikan sanksi sesuai regulasi yang berlaku.
Kepala Rutan Kelas II A Balikpapan, Agus Salim, mengapresiasi kinerja seluruh petugas layanan kunjungan yang telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan kewaspadaan tinggi.
Ia menegaskan bahwa komitmen ZERO HALINAR akan terus diperkuat sebagai langkah nyata menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan, sekaligus mendukung 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang aman, bersih, dan berintegritas.
Keberhasilan ini menjadi bukti kesigapan petugas sekaligus peringatan tegas bagi masyarakat agar tidak mencoba melakukan tindakan melanggar hukum saat melakukan kunjungan.
Rutan Kelas II A Balikpapan menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan pemasyarakatan serta menciptakan rutan yang bersih dari barang-barang terlarang.

















































