Umiyati Humam Nahkodai Muslimat NU Kota Semarang 2026-2031, Menang 103 Suara di Konfercab ke-12

2 hours ago 1

KOTA SEMARANG - Konferensi Cabang (Konfercab) XII Muslimat NU Kota Semarang menghasilkan kepemimpinan baru. Hj. Umiyati Humam, S.E., resmi terpilih sebagai Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kota Semarang masa khidmat 2026–2031 setelah unggul dalam pemungutan suara yang berlangsung di Aula Lantai 2 Gedung PCNU Kota Semarang, Minggu (29/6/2026).

Dalam sidang pleno yang dipimpin Ketua PW Muslimat NU Jawa Tengah, Prof. Dr. Hj. Ismawati, Umiyati memperoleh 103 suara, mengungguli pesaingnya Hj. Ulya Lilis Khodijah, S.Pd.I., yang meraih 77 suara. Seluruh suara yang masuk berjumlah 180 suara sah.

Dengan hasil tersebut, pimpinan sidang secara resmi menetapkan Umiyati Humam sebagai ketua terpilih.

"Bismillahirrahmanirrahim, dengan ini kami menetapkan Hj. Umiyati Humam sebagai Ketua PC Muslimat NU Kota Semarang masa khidmat 2026–2031, " ujar Prof. Dr. Hj. Ismawati saat mengesahkan hasil sidang.

Ketua Sidang Pleno, Dwi Supratiwi, menjelaskan bahwa sebelum pemungutan suara, Umiyati telah mengantongi dukungan dari sembilan Pimpinan Anak Cabang (PAC) serta 94 rekomendasi Pimpinan Ranting (PR).

Sementara rivalnya, Hj. Ulya Lilis Khodijah, memperoleh dukungan dari tujuh PAC dan 70 Pimpinan Ranting.

"Seluruh peserta yang hadir menggunakan hak pilihnya. Total suara sah berjumlah 180, sedangkan empat pemilik hak suara memang tidak hadir sejak pembukaan konferensi, " jelas Dwi Supratiwi.

Ia menambahkan, meski sempat muncul wacana adanya tiga kandidat, hingga proses pencalonan berakhir hanya dua nama yang memenuhi persyaratan untuk bertarung dalam Konfercab.

Menurutnya, seluruh tahapan persidangan berlangsung tertib, demokratis, dan kondusif.

"Mulai dari sidang tata tertib hingga proses pemilihan ketua berjalan lancar. Dinamika organisasi tetap terjaga dalam suasana yang demokratis, " katanya.

Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Umiyati Humam mengajak seluruh kader Muslimat NU mengakhiri dinamika pemilihan dan kembali bersatu membangun organisasi.

Ia menegaskan, kemenangan dalam Konfercab bukan kemenangan individu, melainkan kemenangan seluruh keluarga besar Muslimat NU Kota Semarang.

"Pemilihan ketua memang penting, tetapi yang jauh lebih penting adalah kembali bersatu. Konfercab telah selesai, sekarang saatnya seluruh kader kembali dalam satu barisan untuk berkhidmah, memajukan organisasi, dan memberikan manfaat bagi umat, " tegas Umiyati.

Menurutnya, kepengurusan baru akan mengedepankan semangat kebersamaan, penguatan kaderisasi, serta menjaga nilai-nilai perjuangan Nahdlatul Ulama.

"Kita harus menjaga marwah Nahdlatul Ulama. Kami ingin melahirkan perempuan-perempuan NU yang berakhlak, berdaya, memiliki keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, serta tetap berpegang teguh pada ajaran Ahlussunnah wal Jamaah. Itu menjadi komitmen yang tidak bisa ditawar, " ujarnya.

Sebagai langkah awal kepemimpinannya, Umiyati berkomitmen memperkuat soliditas organisasi mulai dari tingkat cabang, Pimpinan Anak Cabang (PAC), hingga Pimpinan Ranting (PR).

Ia mengajak seluruh pengurus di 16 kecamatan untuk bergandengan tangan membangun Muslimat NU Kota Semarang agar semakin aktif dalam pemberdayaan perempuan, pendidikan, kesehatan keluarga, dan kegiatan sosial keagamaan.

"Saya mengajak seluruh PAC, ranting, dan kader Muslimat NU untuk berjalan bersama. Tidak ada lagi kubu-kubu setelah pemilihan. Yang ada adalah semangat kebersamaan untuk membawa Muslimat NU Kota Semarang semakin maju dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, " pungkasnya.

Konfercab XII Muslimat NU Kota Semarang menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penentuan arah kepemimpinan lima tahun ke depan dalam memperkuat peran Muslimat NU sebagai organisasi perempuan yang aktif di bidang keagamaan, sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.**

(Agung)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |