SOLOK – Pengguna Jalan Lintas Solok–Padang diminta mempersiapkan waktu perjalanan lebih awal menyusul diberlakukannya sistem buka-tutup satu arah di kawasan Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok. Rekayasa lalu lintas ini diterapkan sebagai dampak dimulainya proyek peningkatan jalan melalui pengecoran beton yang diperkirakan berlangsung selama tiga hingga empat bulan ke depan.
Pengerjaan proyek dilakukan pada ruas sepanjang kurang lebih satu kilometer, membentang dari SMP Negeri 1 Talang hingga Rumah Makan Sawah Ujuang. Selama proses konstruksi berlangsung, arus kendaraan dari kedua arah diatur secara bergantian guna menjaga kelancaran mobilitas sekaligus menjamin keselamatan pengguna jalan dan pekerja proyek.
Kapolres Solok AKBP Agung Pranajaya, S.IK, melalui Kasat Lantas Polres Solok IPTU Rido, SH, MH, mengatakan rekayasa lalu lintas merupakan langkah yang harus dilakukan agar pekerjaan pembangunan dapat berjalan maksimal tanpa mengganggu aktivitas masyarakat secara signifikan.
"Proyek ini merupakan bagian dari peningkatan kualitas infrastruktur jalan yang diperkirakan berlangsung selama tiga hingga empat bulan. Selama pekerjaan berlangsung, arus lalu lintas diberlakukan sistem buka-tutup dengan pengawasan penuh dari petugas di lapangan, " kata IPTU Rido.
Bagi masyarakat yang memiliki kepentingan mendesak atau ingin menghindari antrean kendaraan, Satlantas Polres Solok mengarahkan pengendara untuk menggunakan jalur alternatif melalui Nagari Jawi-Jawi Guguak maupun jalur Sari Manggis. Meski memiliki jarak tempuh yang lebih jauh, kedua jalur tersebut dinilai dapat menjadi pilihan untuk mengurangi kepadatan di lokasi proyek.
Untuk memastikan arus kendaraan tetap terkendali, personel Satlantas Polres Solok disiagakan di sejumlah titik bersama masyarakat setempat guna melakukan pengaturan lalu lintas, memberikan informasi kepada pengguna jalan, serta mengantisipasi potensi kemacetan.
Kasat Lantas juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar mengutamakan keselamatan dengan mengurangi kecepatan saat melintasi area pekerjaan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, dan mengikuti setiap arahan petugas.
"Kami berharap masyarakat dapat memahami kondisi ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas jalan yang nantinya akan dinikmati bersama. Tetap berhati-hati, bersabar, dan gunakan jalur alternatif apabila perjalanan bersifat mendesak, " tegas IPTU Rido.
Peningkatan Jalan Lintas Solok–Padang diharapkan mampu menghadirkan akses transportasi yang lebih aman, nyaman, dan berkualitas bagi masyarakat. Selama masa konstruksi, dukungan dan kepatuhan pengguna jalan terhadap rekayasa lalu lintas menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran mobilitas serta keselamatan seluruh pengguna jalan.

















































