Rutan Balikpapan Sambut Tahun Baru Islam 1448 H dengan Doa Bersama  

6 hours ago 4

BALIKPAPAN – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Balikpapan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur menggelar kegiatan doa bersama di Masjid As Syuhada Rutan Balikpapan. Senin (15/06/2026)

Kegiatan yang diikuti oleh pejabat struktural, pegawai, serta warga binaan tersebut diawali dengan sambutan Kepala Rutan Balikpapan, Agus Salim. Dalam arahannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga binaan yang hadir serta mengajak mereka menjadikan masa pembinaan sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

"Jadikan keberadaan kalian di sini sebagai kesempatan untuk berubah. Jangan lagi mengulangi kesalahan yang sama dan memperbanyak dosa. Cukup di sini kita memperbaiki diri, memperbanyak amal ibadah, sehingga ketika kembali ke masyarakat nanti ada perubahan yang lebih baik dan dapat bermanfaat bagi keluarga serta lingkungan sekitar, " pesan Agus Salim.

Selanjutnya, seluruh peserta bersama-sama melaksanakan pembacaan Surah Yasin, dilanjutkan dengan doa akhir tahun 1446 Hijriah dan doa awal tahun 1447 Hijriah sebagai bentuk refleksi atas perjalanan hidup yang telah dilalui serta memohon keberkahan dan kebaikan di tahun yang baru.

Kegiatan doa bersama ini tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga merupakan bagian dari pembinaan kepribadian dan spiritual bagi warga binaan. Melalui momentum Tahun Baru Islam, warga binaan diajak untuk merenungi kesalahan masa lalu, memperbaiki diri, serta membangun semangat hijrah menuju pribadi yang lebih baik.

Kepala Rutan Balikpapan, Agus Salim, berharap Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dapat menjadi titik balik perubahan bagi seluruh warga binaan dalam menjalani proses pembinaan.

Usai pelaksanaan doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian susu putih kepada warga binaan di blok hunian. Kegiatan simbolis tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Balikpapan bersama jajaran pejabat struktural.

Tradisi minum susu putih tersebut memiliki makna mendalam sebagai simbol penyucian diri dan harapan untuk kembali menjadi pribadi yang fitrah, bersih, serta memiliki niat tulus untuk memulai lembaran kehidupan yang baru. Putihnya susu melambangkan keikhlasan dan semangat untuk berhijrah menuju kehidupan yang lebih baik.

"Kami berharap seluruh warga binaan memaknai Tahun Baru Islam ini sebagai langkah awal untuk hijrah menuju pribadi yang lebih baik. Perubahan dimulai dari hati yang bersih, niat yang tulus, dan langkah nyata ke arah yang lebih baik, " ujar Agus Salim.

Melalui rangkaian kegiatan yang sarat nilai spiritual ini, Rutan Balikpapan terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang humanis dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan, sejalan dengan semangat pemasyarakatan dalam membentuk warga binaan agar siap kembali menjadi insan yang lebih baik di tengah masyarakat.

#Pemasyarakatan #Kemenimipas #DitjenPAS #Guardandguide

Read Entire Article
Karya | Politics | | |