Ramlan Nurmatias Lepas 255 CJH Bukittinggi, Dorong Generasi Muda Siapkan Haji Sejak Dini

4 hours ago 3

Bukittinggi — Pemerintah Kota Bukittinggi melepas sebanyak 255 calon jamaah haji (CJH) tahun 1447 Hijriyah/2026 Masehi dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Balairung Rumah Dinas Wali Kota, Kamis (23/4/2026). Pelepasan dilakukan langsung oleh Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias.

Dalam sambutannya, Ramlan Nurmatias menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diperoleh ratusan warga Bukittinggi untuk menunaikan rukun Islam kelima tahun ini. Ia berpesan agar seluruh jamaah menjaga kondisi kesehatan, memaksimalkan persiapan ibadah, serta saling membantu selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Selain itu, Wali Kota juga menyoroti inovasi daerah melalui program tabungan haji bagi pelajar yang difasilitasi oleh BPRS Jam Gadang. Program ini dinilai sebagai langkah strategis untuk mendorong generasi muda mempersiapkan ibadah haji sejak dini.

Saat ini, tercatat lebih dari 19.000 pelajar telah memiliki tabungan haji. Dengan usia minimal 12 tahun dan saldo awal Rp25 juta, mereka sudah dapat mendaftar sehingga berpeluang berangkat pada usia produktif, yakni sekitar 30 hingga 40 tahun. Pemerintah daerah juga memberikan dukungan berupa layanan pemeriksaan kesehatan gratis guna membantu kesiapan calon jamaah.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Bukittinggi, Misra Elfi, menjelaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 menjadi yang pertama kali dikelola oleh Kementerian Haji dan Umrah, dengan dukungan sumber daya manusia dari Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU).

Ia menyebutkan, jamaah asal Bukittinggi akan diberangkatkan melalui Embarkasi Padang dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 7 sebanyak 253 orang dan Kloter 14 sebanyak dua orang.

Di sisi lain, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Bukittinggi, Syukri Naldi, merinci bahwa total 255 CJH tersebut terdiri dari 104 jamaah laki-laki dan 151 jamaah perempuan. Mereka berasal dari tiga kecamatan, yakni Aur Birugo Tigo Baleh (75 orang), Guguk Panjang (118 orang), dan Mandiangin Koto Selayan (62 orang), serta didampingi oleh empat petugas haji pada gelombang pertama.

Untuk Kloter 7 Embarkasi Padang, jumlah keseluruhan jamaah mencapai 393 orang, yang merupakan gabungan dari jamaah asal Bukittinggi, Kabupaten Agam, Kota Padang, dan Kota Pariaman.(**)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |