Satgas Yonif 121/MK Gelar Pengobatan Gratis di Perbatasan RI-PNG, Warga Keerom Antusias

2 hours ago 3

KEEROM - Di tengah tugas menjaga kedaulatan negara di wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini (PNG), personel Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 121/Macan Kumbang (MK) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat. Melalui pelayanan kesehatan gratis yang digelar di Kampung Kalilapar, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua, prajurit TNI hadir memberikan akses layanan kesehatan bagi warga yang membutuhkan, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Pos Kalilapar tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sejak pagi, warga berdatangan untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka, mulai dari keluhan penyakit ringan hingga konsultasi kesehatan umum.

Program ini menjadi bagian dari upaya Satgas Yonif 121/MK dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan warga di kawasan perbatasan.

Pelayanan kesehatan dipimpin langsung oleh Komandan Kompi (Dankipur) A Pos Kalilapar, Kapten Infanteri M. Bahri, bersama personel kesehatan Satgas yang memberikan pemeriksaan medis, pengobatan, serta edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Selain memberikan pengobatan, tim kesehatan juga mengajak warga untuk menerapkan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah berbagai penyakit yang kerap muncul di daerah perbatasan.

Menurut Kapten Inf M. Bahri, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kondisi masyarakat yang berada jauh dari pusat layanan kesehatan.

"Selain menjalankan tugas utama menjaga keamanan wilayah perbatasan RI-PNG, kami juga memiliki tanggung jawab moral untuk membantu masyarakat. Pelayanan kesehatan ini adalah salah satu bentuk pengabdian kami agar masyarakat dapat memperoleh akses kesehatan yang lebih mudah, " ujarnya.

Kehadiran layanan kesehatan dari Satgas Yonif 121/MK mendapat apresiasi dari warga Kampung Kalilapar. Mereka mengaku terbantu karena dapat memperoleh pemeriksaan kesehatan dan pengobatan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.

Yogi, salah seorang warga mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan personel TNI kepada masyarakat di wilayah perbatasan.

"Kami sangat terbantu dengan adanya pelayanan kesehatan ini. Selain diperiksa dan diberi obat, kami juga mendapat penjelasan tentang cara menjaga kesehatan keluarga, " ujarnya.

Bagi masyarakat perbatasan, program seperti ini memiliki arti penting karena akses layanan kesehatan masih menjadi tantangan tersendiri akibat kondisi geografis dan keterbatasan sarana transportasi.

Pelayanan kesehatan yang rutin dilakukan Satgas Yonif 121/MK menjadi bagian dari pembinaan teritorial yang bertujuan mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat.

Selain menjaga stabilitas keamanan di kawasan perbatasan, kehadiran prajurit juga diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi.

Kapten Inf M. Bahri menegaskan bahwa Satgas akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat untuk membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi warga.

"Kami ingin keberadaan Satgas benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dengan komunikasi yang baik dan kegiatan yang menyentuh kebutuhan warga, hubungan antara TNI dan masyarakat akan semakin kuat, " tegasnya.

Melalui pelayanan kesehatan tersebut, Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 121/MK kembali membuktikan bahwa menjaga perbatasan tidak hanya soal keamanan negara, tetapi juga memastikan masyarakat di tapal batas merasakan kehadiran negara melalui pelayanan dan kepedulian yang nyata.

(PERS)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |