MESUJI - Menyongsong usia 80 tahun pengabdian, Polres Mesuji tak sekadar merayakan, melainkan merangkul erat masyarakatnya melalui serangkaian kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan esensial. Di halaman Markas Komando Polres Mesuji, Sabtu (06/06/26), suasana riuh rendah dipenuhi semangat kebersamaan. Bakti kesehatan, sunatan massal, bazar murah, serta panggung bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan pasar rakyat menjadi suguhan istimewa bagi warga Mesuji.
Acara monumental ini dibuka secara resmi oleh Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf SIK, MH, yang terhubung melalui Zoom meeting. Kehadiran Kapolres Mesuji beserta jajaran pejabat utama, personel Polres Mesuji, Ketua Bhayangkari Cabang Mesuji, pengurus Bhayangkari, dan ribuan warga yang antusias, kian menegaskan eratnya ikatan antara Polri dan masyarakat.
Mengusung tema “80 Tahun Polri Mengabdi, Semakin Dekat dan Bermanfaat bagi Negeri”, kegiatan ini bukan sekadar seremoni belaka. Ini adalah wujud nyata pengabdian tulus Polri untuk warga Mesuji, memberikan layanan kesehatan gratis, sunatan massal gratis, serta harga terjangkau pada sembako di bazar murah dan pasar rakyat.
Di sektor kesehatan, tim medis Polri yang berkolaborasi dengan IDI, PPNI, UTD, dan Dinkes Kabupaten Mesuji membuka pintu layanan pemeriksaan kesehatan umum, pengukuran tensi, cek gula darah, pemberian vitamin, donor darah, hingga pembagian obat-obatan dasar secara cuma-cuma. Tak ketinggalan, layanan sunatan massal menjadi magnet bagi puluhan anak dari keluarga kurang mampu. Mereka mendapatkan pelayanan medis yang aman, higienis, serta pendampingan psikologis agar prosesi sunat berjalan lancar dan tanpa rasa cemas.
“Kami sengaja mengadakan kegiatan ini agar warga yang memiliki keterbatasan biaya tetap bisa mendapatkan layanan kesehatan dan pelayanan yang layak dan gratis. Di usia Bhayangkara yang ke-80, pengabdian kami harus semakin terasa manfaatnya bagi masyarakat lapisan terbawah, ” ujar Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H.
“Kami juga menghadirkan Bazar Murah dan Pasar Rakyat yang menjual sembako seperti beras sebanyak 2 Ton, minyak goreng 480 Liter, gula pasir 100 Kg, tepung 100 Kg dengan harga jauh di bawah pasaran, ” jelasnya.
Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H juga menyampaikan capaian konkret dari kegiatan ini: “Giat Bhakti Kesehatan Polres Mesuji berhasil mengumpulkan sebanyak 36 kantong darah guna membantu masyarakat yang membutuhkan, serta sebanyak 22 anak mengikuti sunatan massal dan sebanyak 57 masyarakat dilakukan pengecekan kesehatan gratis. Selain itu, 16 masyarakat Mesuji juga telah dikirim ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk mengikuti operasi katarak gratis.”
Lebih jauh, sentra UMKM turut menjadi wadah strategis bagi Polres Mesuji untuk menggairahkan ekonomi lokal dan memperluas jangkauan pasar produk unggulan warga Mesuji. Mulai dari makanan ringan seperti keripik singkong dan pisang, pempek, kacang bawang, kopi, hingga rengginang, peyek, keripik tusuk gigi, cireng, dan terasi, semua dipamerkan dan dipromosikan.
Para pelaku UMKM menyambut baik dukungan ini. Pameran di lingkungan Mapolres memberikan kesempatan emas bagi produk mereka untuk dikenal lebih luas, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi mitra yang peduli terhadap kemajuan ekonomi daerah. Senyum bahagia terpancar dari warga yang pulang membawa obat sehat, anak yang telah dikhitan, hingga ibu-ibu yang mendapatkan kebutuhan dapur dengan harga hemat.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Polres Mesuji menegaskan komitmen sejarah perjalanan 80 tahun Bhayangkara: tumbuh besar bersama rakyat, kuat karena dukungan rakyat, dan bergerak demi kesejahteraan rakyat. Diharapkan kebersamaan ini terus terjalin erat, menciptakan rasa aman, sehat, dan sejahtera bagi seluruh warga Kabupaten Mesuji menuju masa depan yang lebih cerah. [Humas/Udin]

















































