PAINAI - Di tengah hamparan hijau Distrik Komopa, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, sebuah aksi nyata tak hanya memanjakan mata, tetapi juga menyentuh hati para petani. Para prajurit gagah berani dari Satgas Pamtas RI–PNG Mobile 2025 Gobang V Yonif 4 Marinir, pada Rabu (25/03/2026), tak hanya menjaga perbatasan, namun juga memborong hasil bumi para petani lokal. Ini bukan sekadar transaksi jual beli biasa, melainkan sebuah komitmen mendalam untuk menopang kehidupan masyarakat.
Bayangkan kegembiraan para petani saat hasil jerih payah mereka, mulai dari sayur-mayur segar yang memikat hingga buah-buahan manis, langsung terserap tanpa perlu cemas mencari pembeli. Kegiatan pembinaan teritorial terbatas ini menjadi jembatan emas bagi perputaran ekonomi di wilayah pedalaman Papua. Tanpa perantara, para prajurit langsung membeli dari tangan petani, memberikan kepastian pasar yang sangat berharga.
Langkah ini sungguh terasa manfaatnya. Para petani mengungkapkan rasa syukur karena hasil panen mereka terserap dengan baik, yang berarti kebutuhan keluarga kini dapat terpenuhi dengan lebih layak. Ada kehangatan tersendiri melihat senyum lebar mereka, sebuah bukti nyata bahwa perhatian kecil bisa membawa dampak besar.

Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile 2025 Gobang V Yonif 4 Marinir, Letkol Marinir Surya Affandy Novyanto, M.Tr.Opsla., menegaskan komitmen ini bukan sekadar program sesaat.
"Kami berkomitmen untuk terus melanjutkan program-program teritorial, termasuk pembelian hasil tani warga, guna mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah penugasan. Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian dan ekonomi rakyat, khususnya di daerah pedalaman Papua, " ujar Letkol Marinir Surya Affandy Novyanto.
Lebih dari sekadar transaksi ekonomi, program ini juga menorehkan tinta emas dalam mempererat tali silaturahmi. Interaksi langsung yang humanis antara TNI dan masyarakat menciptakan ikatan yang kokoh, sebuah bukti bahwa kehadiran TNI hadir untuk rakyat dalam segala aspek.
Satgas Yonif 4 Marinir membuktikan diri tak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai pilar penggerak ekonomi di daerah terpencil. Aksi ini menjadi harapan besar untuk pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan yang lebih baik bagi seluruh warga di Distrik Komopa. (PERS)















































