*PLECIMURIANEWS, KUDUS –* Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Kudus terus berkomitmen membekali Warga Binaan (WB) dengan keterampilan produktif. Terbaru, Rutan Kudus menggelar pelatihan pembinaan kemandirian berupa perakitan dan pemasangan instalasi hidroponik dengan sistem Deep Flow Technique (DFT) yang dikhususkan untuk budidaya buah melon.
Kegiatan yang berlangsung produktif ini diinisiasi dan dibimbing langsung oleh petugas pembina kemandirian. Program ini dirancang sebagai bagian dari program integrasi dan pembinaan agar para warga binaan memiliki keahlian modern di bidang agrobisnis yang siap diterapkan saat bebas nanti.
Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Kudus, Rifqi Nabris, menjelaskan bahwa pemilihan sistem DFT sangat cocok untuk karakteristik tanaman buah seperti melon. Sistem ini mempertahankan genangan air nutrisi di dalam pipa, sehingga tanaman tetap aman meski terjadi kendala teknis seperti mati listrik.
"Untuk komoditas melon, sistem DFT ini sangat ideal karena pasokan air nutrisi di akar tetap terjaga berkat adanya genangan setinggi beberapa sentimeter di dalam instalasi. Jadi, risiko tanaman layu akibat keterlambatan aliran air bisa kita minimalisir, " ujar Rifqi Nabris saat memberikan bimbingan langsung di lahan SAE (Sarana Asimilasi dan Edukasi), Minggu (12/7/2026).
Rifqi memaparkan, dalam pelatihan ini para warga binaan diajarkan secara mendalam mulai dari aspek teknis perakitan. Hal itu meliputi penentuan kemiringan pipa yang tepat, pemasangan over shock atau penyekat untuk mengatur ketinggian air di dalam pipa, hingga pengaturan instalasi pompa.
"Hari ini fokus kita adalah memastikan instalasi DFT ini terpasang dengan presisi. Ketinggian air nutrisi di dalam pipa harus merata agar seluruh akar bibit melon nantinya mendapatkan asupan makanan yang seimbang. Ini butuh ketelitian, dan di sinilah warga binaan belajar tentang kesabaran dan kerja tim, " tambahnya.
Pantauan di lapangan, para warga binaan terlihat sangat antusias. Mereka bahu-membahu mengukur, memotong, dan merangkai pipa-pipa PVC menjadi modul hidroponik siap pakai yang akan ditempatkan di area pembinaan Rutan.
Melalui pelatihan berbasis teknologi pertanian ini, Rutan Kudus berharap dapat memberikan bekal nyata. Keterampilan ini diharapkan menjadi modal kuat bagi para warga binaan untuk membuka usaha mandiri dan produktif secara ekonomi ketika kembali ke tengah masyarakat kelak.
-TIM HUMAS RUTAN KUDUS-
















































