Warga Binaan Rutan Balikpapan Ikuti Ibadah Minggu Bersama GBIS Sangkakala, Dikuatkan untuk Tetap Percaya kepada Tuhan

4 hours ago 5

Balikpapan, Minggu, 14 Juni 2026 – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Balikpapan yang dibawahi oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur kembali memfasilitasi kegiatan pembinaan kerohanian bagi warga binaan beragama Kristen melalui ibadah Minggu yang dilaksanakan di lingkungan Rutan Balikpapan bekerja sama dengan GBIS Sangkakala.

Ibadah berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat serta diikuti oleh warga binaan Kristiani. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang secara rutin dilaksanakan guna meningkatkan keimanan, memberikan penguatan mental, serta membentuk karakter warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik.

Pada kesempatan tersebut, pelayanan firman disampaikan oleh Ibu Lena dengan mengambil tema dari Mazmur 56:4, yang berbunyi, "Waktu aku takut, aku ini percaya kepada-Mu." Melalui firman tersebut, warga binaan diajak untuk senantiasa menaruh harapan dan kepercayaan kepada Tuhan dalam setiap situasi kehidupan, termasuk ketika menghadapi berbagai tantangan dan pergumulan.

Dalam khotbahnya, Ibu Lena menyampaikan bahwa rasa takut merupakan hal yang wajar dialami setiap manusia. Namun, sebagai orang percaya, setiap individu diajak untuk menyerahkan segala kekhawatiran kepada Tuhan dan tetap memiliki keyakinan bahwa Tuhan senantiasa menyertai serta memberikan jalan keluar atas setiap persoalan yang dihadapi.

Kepala Rutan Kelas IIA Balikpapan, Agus Salim, menyampaikan bahwa pembinaan kerohanian merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembinaan warga binaan. Melalui kegiatan ibadah rutin, diharapkan warga binaan dapat semakin mendekatkan diri kepada Tuhan, memperbaiki perilaku, serta memiliki semangat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

Kegiatan ibadah Minggu bersama GBIS Sangkakala berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Rutan Balikpapan berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan pembinaan keagamaan yang optimal sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada pembentukan karakter warga binaan.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |