TMMD ke-129 di Sesor Rampung, Danrem 181/PVT Cek Langsung Hasil Pembangunan

1 hour ago 2

SORONG SELATAN - Menjelang penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026, Danrem 181/PVT Brigjen TNI Slamet Riyadi, S.I.P., bersama Forkopimda Kabupaten Sorong Selatan turun langsung mengecek hasil pembangunan di Kampung Sesor, Distrik Wayer, Papua Barat Daya, Kamis (13/8/2026).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan berbagai sasaran fisik yang dikerjakan Satgas TMMD Kodim 1807/Sorong Selatan bersama masyarakat benar-benar selesai dan dapat dimanfaatkan warga.

Danrem bersama Forkopimda melihat langsung sejumlah infrastruktur yang telah dibangun maupun direhabilitasi. Fasilitas tersebut diarahkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan akses warga di Kampung Sesor.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi evaluasi sebelum TMMD ke-129 resmi ditutup. Pemeriksaan lapangan dilakukan untuk memastikan hasil pembangunan tidak berhenti pada penyelesaian pekerjaan, tetapi memiliki manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Brigjen TNI Slamet Riyadi mengapresiasi kerja keras prajurit Satgas TMMD, pemerintah daerah, dan masyarakat yang terlibat selama pelaksanaan program.

"Apa yang telah dikerjakan melalui TMMD ini merupakan bentuk nyata sinergi TNI, pemerintah daerah dan masyarakat. Kami berharap seluruh hasil pembangunan dapat dimanfaatkan dengan baik serta dipelihara bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, " ujar Slamet Riyadi.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat sejak proses pembangunan menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan fasilitas yang telah dibangun. Karena itu, warga diharapkan ikut merawat seluruh hasil TMMD agar tetap berfungsi optimal.

Selain mengecek infrastruktur, Danrem dan Forkopimda juga melihat kondisi masyarakat secara langsung. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan sasaran pembangunan yang dikerjakan selama TMMD sesuai dengan kebutuhan warga.

Selama pelaksanaan TMMD ke-129, prajurit TNI bersama masyarakat bekerja bahu-membahu menyelesaikan sasaran yang telah ditetapkan. Gotong royong menjadi bagian penting dalam mempercepat pembangunan di Kampung Sesor.

Program tersebut sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Interaksi dan kerja bersama antara prajurit serta warga diharapkan menjadi modal sosial untuk menjaga semangat pembangunan setelah program TMMD berakhir.

Dengan rampungnya berbagai sasaran, hasil TMMD ke-129 kini menjadi bagian dari fasilitas yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Pemeliharaan secara berkelanjutan menjadi kunci agar manfaat pembangunan tetap dirasakan warga dalam jangka panjang.

Peninjauan Danrem 181/PVT bersama Forkopimda menegaskan TMMD bukan sekadar proyek pembangunan fisik. Program tersebut menjadi wujud kolaborasi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan serta meningkatkan kualitas kehidupan warga hingga ke pelosok kampung.

(Agung)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |