Produk Kebun Mama-Mama Sesor Naik Kelas, UMKM Persit Ramaikan Penutupan TMMD ke-129

1 hour ago 2

SORONG SELATAN - Penutupan TMMD ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Kampung Sesor, Distrik Wayer, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya, tak hanya diwarnai hasil pembangunan infrastruktur. Potensi ekonomi warga ikut mencuri perhatian lewat berbagai hasil kebun mama-mama Sesor yang dipamerkan UMKM Persit KCK Cabang XVI Kodim 1807/Sorong Selatan, Kamis (13/8/2026).

Beragam hasil pertanian dan perkebunan lokal ditampilkan dalam rangkaian kegiatan penutupan TMMD. Produk tersebut menjadi gambaran potensi ekonomi Kampung Sesor sekaligus memperlihatkan aktivitas produktif masyarakat dalam mengelola hasil kebun.

Kehadiran UMKM Persit KCK Cabang XVI menjadi ruang promosi bagi produk lokal warga. Hasil kebun yang selama ini banyak digunakan untuk kebutuhan rumah tangga diperkenalkan kepada masyarakat dan tamu yang menghadiri penutupan TMMD.

Langkah tersebut membuka peluang agar produk lokal Kampung Sesor tidak hanya dikonsumsi sendiri, tetapi dapat dikembangkan menjadi komoditas bernilai ekonomi.

Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan Letkol Czi Paulus Caesario P.W., S.H., mengatakan pemberdayaan ekonomi menjadi bagian penting dalam pembangunan masyarakat.

"Kami berharap hasil kebun masyarakat Kampung Sesor dapat terus dikembangkan sehingga memberikan nilai tambah dan membantu meningkatkan perekonomian keluarga. Kehadiran UMKM Persit dalam kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap usaha masyarakat, " ujar Paulus.

Menurutnya, pembangunan desa tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur. Potensi masyarakat juga perlu mendapat ruang agar dapat berkembang dan memberikan dampak ekonomi bagi keluarga.

Keterlibatan mama-mama Sesor dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu bukti bahwa masyarakat ikut mengambil bagian dalam rangkaian TMMD. Produk kebun mereka menjadi representasi potensi lokal yang dapat dikembangkan jika mendapat dukungan, pendampingan, dan akses promosi.

Bagi warga, momentum penutupan TMMD menjadi kesempatan untuk memperkenalkan hasil kebun kepada khalayak yang lebih luas. Produk lokal yang ditampilkan juga menunjukkan bahwa Kampung Sesor memiliki potensi ekonomi yang dapat terus dikembangkan.

Program TMMD ke-129 pun meninggalkan lebih dari sekadar hasil pembangunan fisik. Semangat gotong royong, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan potensi ekonomi lokal turut menjadi bagian dari warisan kegiatan tersebut.

Kolaborasi UMKM Persit KCK Cabang XVI dengan mama-mama Kampung Sesor menjadi pesan bahwa pembangunan desa tidak berhenti pada infrastruktur. Masyarakat yang semakin produktif, berdaya, dan mampu mengembangkan potensi lokal juga menjadi ukuran penting keberhasilan pembangunan.

(Agung)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |