Polsek Cikalongkulon Polres Cianjur bersama tim SAR gabungan dan instansi terkait berhasil menemukan seorang korban tenggelam di kawasan Waduk Cirata, Desa Cijambu, Kecamatan Maniis, Kamis (30/7/2026).
Setelah dilakukan upaya pencarian secara intensif, pada pukul 07.40 WIB korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia (MD) sekitar 300 meter dari lokasi kejadian perkara (LKP) pada koordinat 06°42'40.18"S 107°17'9.4"E. Selanjutnya, pada pukul 08.00 WIB korban berhasil dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Usai proses evakuasi, pada pukul 08.15 WIB dilaksanakan briefing penutupan Operasi SAR yang dilanjutkan dengan debriefing dan evaluasi oleh seluruh unsur SAR gabungan. Dengan telah ditemukannya korban dan teridentifikasi dalam keadaan meninggal dunia, Operasi SAR secara resmi ditutup dan seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.
Operasi pencarian melibatkan 37 personel gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polsek Maniis, Polsek Cikalongkulon, Satpolair Polres Cianjur, Damkar Kabupaten Purwakarta, Damkar Kabupaten Cianjur, BPBD Purwakarta, Satpol PP Cikalongkulon, Retana Ciranjang, serta Pramuka Cikalongkulon. Dalam pelaksanaannya, tim didukung berbagai peralatan, di antaranya satu unit rescue car double cabin, perahu karet (LCR) milik Basarnas, Damkar dan BPBD, satu set peralatan SAR air, perangkat komunikasi, serta alat pelindung diri (APD).
Kapolsek Cikalongkulon Polres Cianjur AKP Arif Titim Firmanto, S.H., M.H., CPHR menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja sama dalam proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel SAR gabungan dan masyarakat yang telah bersinergi dalam proses pencarian korban. Meskipun korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, seluruh rangkaian operasi berjalan dengan aman dan lancar. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan perairan serta mematuhi prosedur keselamatan untuk mencegah terjadinya peristiwa serupa, " ujar AKP Arif Titim Firmanto, S.H., M.H., CPHR.

















































