Satlantas Polresta Bukittinggi Bantah Dugaan Pungli, Tegaskan Fokus Cegah Balap Liar dan Knalpot Brong

9 hours ago 2

Bukittinggi — Satlantas Polresta Bukittinggi membantah tudingan adanya praktik pungutan liar (pungli) terhadap pengendara sebagaimana yang beredar dalam pemberitaan salah satu media online. Polisi menegaskan bahwa kegiatan penertiban yang dilakukan di lapangan bertujuan menjaga ketertiban lalu lintas, menekan aksi balap liar, serta menertibkan penggunaan knalpot brong yang meresahkan masyarakat.

KBO Satlantas Polresta Bukittinggi, Yandi, mengatakan pihaknya setiap hari melaksanakan patroli dan pengamanan di sejumlah titik rawan pelanggaran lalu lintas.

"Terkait pemberitaan yang menyampaikan bahwa anggota Polantas melakukan pungli kepada pengendara, itu tidak benar. Kami setiap hari turun ke lapangan untuk mengantisipasi balap liar dan penggunaan knalpot brong yang sangat mengganggu masyarakat, " ujar Yandi di Ruang Satlantas Polresta Bukittinggi, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, personel Satlantas melaksanakan pengamanan rutin mulai pukul 21.00 WIB hingga 23.00 WIB setiap malam. Sementara pada malam Minggu, pengamanan diperpanjang hingga pukul 05.00 WIB untuk mengantisipasi meningkatnya aktivitas masyarakat dan potensi pelanggaran lalu lintas.

"Kami setiap hari ikut mengamankan situasi lalu lintas dari pukul 21.00 hingga 23.00 WIB. Khusus malam Minggu, kegiatan berlangsung hingga pukul 05.00 WIB, " katanya.

Yandi menegaskan bahwa pembinaan terhadap generasi muda bukan hanya menjadi tugas kepolisian semata, melainkan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

"Himbauan kepada masyarakat bukan hanya tugas Satlantas. Orang tua, lingkungan, guru, dan orang-orang terdekat juga memiliki peran penting untuk memberikan arahan kepada anak-anak agar tidak terlibat balap liar maupun menggunakan knalpot brong, " ujarnya.

Ia menambahkan, Satlantas Polresta Bukittinggi akan terus mengedepankan langkah preventif dan edukatif guna menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kota Bukittinggi.

Keterangan Tambahan

Kaso Ops Lalu Lintas dan Keselamatan Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi, Hendra Y, menjelaskan bahwa saat ini sejumlah instansi tergabung dalam Tim IV yang dibentuk untuk mendukung pelaksanaan peringatan 100 Tahun Jam Gadang dan International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) yang berlangsung pada 3 hingga 7 Juni 2026 di Kota Bukittinggi.

Menurutnya, tim tersebut dipimpin oleh Satpol PP sebagai leading sector dan melibatkan Dinas Perhubungan, TNI, Polri serta unsur terkait lainnya. Sejak pertengahan Mei 2026, tim gabungan telah mulai melakukan berbagai kegiatan penertiban dan penguatan pengamanan di lapangan.

"Dinas Perhubungan menyesuaikan kebutuhan personel sesuai permintaan tim. Kami membantu pengaturan lalu lintas, pengawasan parkir, serta mendukung kegiatan pengamanan bersama instansi terkait, " kata Hendra.

Ia menegaskan bahwa Dishub tetap menjalankan tugas rutin setiap hari di sejumlah titik rawan kemacetan dan pelanggaran lalu lintas, sekaligus mendukung kegiatan tim gabungan menjelang pelaksanaan dua agenda besar tersebut.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Satpol PP Kota Bukittinggi belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut karena masih fokus pada persiapan dan pelaksanaan rangkaian kegiatan 100 Tahun Jam Gadang dan IMLF 2026.

(Lindafang)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |