MOROWALI, Sulawesi Tengah– Rektor Universitas Tadulako (Untad), Prof. Amar, mengingatkan seluruh mahasiswa penerima Beasiswa Pemerintah Kabupaten Morowali agar memanfaatkan bantuan pendidikan tersebut secara maksimal. Menurutnya, beasiswa yang diberikan pemerintah daerah bukan sekadar bantuan finansial, melainkan amanah dari masyarakat yang harus dipertanggungjawabkan melalui prestasi dan pengabdian.
Pesan itu disampaikan Prof. Amar saat menghadiri pertemuan bersama Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, di Morowali, Selasa (28/7/2026). Ia menilai program beasiswa sebesar Rp12 juta per mahasiswa merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan.
Karena itu, ia meminta seluruh penerima beasiswa memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya untuk menunjang kebutuhan perkuliahan dan menyelesaikan studi tepat waktu.
"Bagi mahasiswa Morowali, manfaatkan beasiswa ini sebaik mungkin. Biaya ini adalah biaya masyarakat yang berasal dari pendapatan daerah dan sumber lainnya. Tolong benar-benar dimanfaatkan dengan baik, baik untuk menunjang perkuliahan maupun mempercepat penyelesaian studi, " ujar Prof. Amar.
Menurutnya, mahasiswa yang mampu menyelesaikan pendidikan lebih cepat akan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi maupun mengembangkan kompetensi sesuai bidang keahlian masing-masing.
Namun, Prof. Amar menegaskan bahwa tujuan akhir dari program beasiswa bukan hanya menghasilkan lulusan sarjana, tetapi juga melahirkan generasi muda yang bersedia kembali membangun daerah asalnya.
"Kalau sudah selesai lebih cepat, nantinya mereka bisa mengikuti pendidikan lanjutan dan kembali mengabdi ke Morowali untuk mengembangkan sistem pendidikan di sana. Itu yang paling kita harapkan, " katanya.
Prof. Amar berharap para penerima Beasiswa Morowali mampu menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan bagi daerah. Ilmu pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan yang diperoleh selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi diharapkan dapat menjadi modal untuk memperkuat pembangunan di berbagai sektor, terutama pendidikan.
Ia juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Morowali di bawah kepemimpinan Bupati Iksan Baharudin Abdul Rauf dan Wakil Bupati Iriane Iliyas yang menjadikan sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah melalui program beasiswa.
Program Beasiswa Morowali sendiri telah membuka kesempatan yang lebih luas bagi putra-putri daerah untuk mengenyam pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya. Melalui program tersebut, pemerintah berharap lahir generasi Morowali yang unggul, berdaya saing, serta memiliki kepedulian untuk kembali mengabdi dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.

















































