Mahasiswa KKM UNIBA Kelompok 11 Bantu UMKM Sukajaya Tampil di Google Maps, Perluas Akses Pasar Lewat Digitalisasi

9 hours ago 6

KOTA SERANG – Upaya mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi terus dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) Kelompok 11. Melalui program digitalisasi UMKM, mahasiswa mendampingi sejumlah pelaku usaha di Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Curug, Kota Serang, dalam pembuatan lokasi usaha di Google Maps sebagai langkah memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan aksesibilitas bagi konsumen.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu (26/7/2026) ini merupakan bagian dari program kerja bidang ekonomi yang berfokus pada penguatan daya saing UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital. Empat pelaku usaha menjadi sasaran pendampingan, yakni UMKM Kue Kering Nde'Enok milik Ibu Enok, UMKM Aneka Keripik milik Ibu Ramisa, UMKM Kerupuk Bakso Ikan, serta UMKM Produksi Jamur Tiram.

Melalui program tersebut, mahasiswa membantu para pelaku usaha membangun identitas digital agar lebih mudah ditemukan oleh masyarakat melalui layanan pencarian Google Maps. Kehadiran lokasi usaha secara digital diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan pelanggan sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas.

Koordinator KKM Universitas Bina Bangsa Kelompok 11 menjelaskan bahwa digitalisasi menjadi salah satu kebutuhan penting bagi UMKM di tengah perubahan perilaku konsumen yang kini semakin mengandalkan internet untuk mencari informasi produk maupun lokasi usaha.

"Saat ini banyak pelanggan mencari tempat usaha melalui Google Maps sebelum berkunjung. Karena itu, kami ingin membantu UMKM agar memiliki identitas digital yang memudahkan konsumen menemukan lokasi usaha sekaligus mengenal produk yang mereka tawarkan, " ujarnya.

Pendampingan dilakukan secara bertahap, dimulai dari survei lokasi usaha dan pengumpulan data, seperti nama usaha, alamat, nomor telepon, kategori usaha, jam operasional, hingga dokumentasi produk dan tempat usaha. Selanjutnya, mahasiswa membantu proses pembuatan titik lokasi di Google Maps serta melengkapi profil usaha dengan foto produk, deskripsi singkat, dan informasi kontak yang dapat dihubungi pelanggan.

Tidak hanya itu, mahasiswa juga memberikan edukasi kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya menjaga informasi usaha agar selalu diperbarui, mengunggah foto produk secara berkala, serta memanfaatkan fitur ulasan pelanggan sebagai sarana membangun reputasi dan meningkatkan kepercayaan konsumen.

Para pelaku UMKM menyambut baik program tersebut. Mereka mengaku terbantu karena kini usaha yang dijalankan memiliki keberadaan digital yang memudahkan masyarakat menemukan lokasi usaha sekaligus memperoleh informasi produk secara lebih cepat.

Dengan hadirnya usaha di Google Maps, para pelaku UMKM optimistis peluang mendapatkan pelanggan baru akan semakin besar. Selain mempermudah akses bagi konsumen lokal, identitas digital tersebut juga membuka kesempatan menjangkau pasar yang lebih luas melalui pencarian di internet.

Bagi mahasiswa KKM Universitas Bina Bangsa, program ini menjadi bukti bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya dilakukan melalui kegiatan sosial, tetapi juga melalui pemanfaatan teknologi yang memberikan manfaat jangka panjang. Pendampingan digitalisasi UMKM diharapkan mampu meningkatkan daya saing usaha lokal sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat di era digital.

Program pembuatan Google Maps ini juga menjadi implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kolaborasi antara mahasiswa dan pelaku UMKM, Universitas Bina Bangsa berharap lahir lebih banyak usaha lokal yang mampu berkembang, dikenal masyarakat luas, dan siap bersaing di tengah pesatnya transformasi digital.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |