LANNY JAYA - Suara tawa anak-anak terdengar riang di belakang TK Kuyawage, Distrik Kuyawage, Kabupaten Lani Jaya, Papua Pegunungan, Senin (8/6/2026). Di lokasi sederhana itu, prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/Satya Wira Yudha (SWY) menggelar layanan potong rambut gratis bagi anak-anak sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan kerapian generasi muda Papua.
Kegiatan yang digelar personel Pos TK Kuyawage tersebut menjadi pemandangan hangat di tengah aktivitas masyarakat pegunungan. Anak-anak yang datang tampak antusias menunggu giliran untuk dirapikan rambutnya oleh para prajurit TNI.
Komandan Pos TK Kuyawage, Lettu Inf Arya Sayaka, S.Tr.(Han), mengatakan kegiatan itu merupakan respons atas kebutuhan masyarakat yang sebelumnya disampaikan oleh Kepala Kampung Wome.
"Program ini berawal dari permintaan masyarakat yang menginginkan bantuan untuk merapikan rambut anak-anak di sekitar kampung. Sejak saat itu kami berkomitmen untuk terus membantu. Ini bukan sekadar memotong rambut, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kebersihan, kesehatan, dan membangun kedekatan emosional dengan anak-anak Papua, " kata Lettu Arya.
Menurutnya, prajurit TNI harus mampu hadir sebagai solusi atas berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk hal-hal sederhana yang berdampak langsung terhadap kehidupan sehari-hari warga.
Dalam pelaksanaannya, lima personel Satgas diterjunkan untuk melayani anak-anak yang datang. Mereka adalah Sertu Rian Duri, Pratu Rifaldi Nago, Pratu Sumardi, Pratu Yusrianto, dan Prada Fahmi. Dengan penuh kesabaran, para prajurit melayani satu per satu anak yang ingin dirapikan rambutnya.
Suasana akrab dan penuh canda tawa pun tercipta selama kegiatan berlangsung. Anak-anak yang semula terlihat malu-malu perlahan menjadi lebih percaya diri saat berinteraksi dengan para prajurit. Setelah selesai dipotong rambutnya, mereka pulang dengan penampilan lebih rapi dan wajah yang dipenuhi senyum bahagia.
Secara terpisah, Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P., memberikan apresiasi atas inisiatif humanis yang dilakukan personel Pos Kuyawage.
"Kehadiran prajurit TNI di daerah penugasan tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan kedaulatan negara. Kami juga harus menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat. Senyum dan kebahagiaan anak-anak Kuyawage hari ini menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat terus terjalin dengan baik, " tegas Letkol Dedi.
Masyarakat Distrik Kuyawage menyambut positif kegiatan tersebut. Bagi warga, bantuan yang diberikan mungkin terlihat sederhana, namun memiliki makna besar karena menunjukkan perhatian dan kepedulian yang tulus dari para prajurit kepada masyarakat.
Melalui kegiatan sosial seperti ini, Satgas Yonif 742/SWY berharap hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat Papua Pegunungan terus terjaga. Selain meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan dan kebersihan, program tersebut juga menjadi sarana mempererat persaudaraan serta memperkuat kehadiran negara hingga ke pelosok wilayah perbatasan.
Aksi humanis yang dilakukan para prajurit di Kuyawage kembali membuktikan bahwa tugas TNI bukan hanya menjaga wilayah negara, tetapi juga menghadirkan rasa aman, kedamaian, dan kebahagiaan bagi masyarakat yang berada di garis depan Indonesia.
(PERS)















































