Personel Polsek Sindangbarang Polres Cianjur melaksanakan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran sebuah rumah semi permanen di Kampung Parung Petir RT 002/RW 003, Desa Girimukti, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Kebakaran menimpa rumah milik Saudara Rudian berukuran sekitar 5 x 14 meter. Saat kejadian, pemilik rumah bersama istrinya, Suryani, sedang tidak berada di rumah karena berjualan. Api pertama kali diketahui oleh saksi yang melihat asap tebal dari bagian kamar depan. Api kemudian dengan cepat membesar dan warga berupaya meminta bantuan. Namun, kondisi angin yang cukup kencang serta sulitnya mendapatkan air akibat musim kemarau menyebabkan api sulit dipadamkan hingga dalam waktu sekitar 15 menit rumah beserta seluruh isinya habis terbakar. Tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut.
Setelah api padam, petugas bersama Unit Damkar Sindangbarang melakukan pendinginan untuk memastikan tidak terdapat titik api yang kembali menyala. Berdasarkan hasil pengecekan awal, sumber api diduga berasal dari korsleting listrik di sekitar KWH. Kerugian materiel akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp150 juta. Tidak ada barang dari dalam rumah yang berhasil diselamatkan.
Kapolsek Sindangbarang IPTU Dadang Arifin, S.H., menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan TKP dan berkoordinasi dengan unsur terkait dalam penanganan kejadian tersebut. “Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah dan memastikan penggunaan listrik dalam keadaan aman. Terlebih pada musim kemarau, masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya kebakaran, ” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Sindangbarang bersama Koramil Sindangbarang, Kasi Trantib Kecamatan Sindangbarang, Unit Damkar Sindangbarang, serta perangkat Desa Girimukti turut melakukan penanganan di lokasi. Sebagai bentuk kepedulian, Kecamatan Sindangbarang juga telah memberikan bantuan awal berupa beras dan selimut kepada korban.








































