KOTA BOGOR – Kebakaran melanda sebuah rumah di Jalan Kresna RT 01/RW 16, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Dua orang mengalami luka bakar dalam kejadian tersebut.
Penanganan di lokasi dipantau Babinsa Kelurahan Bantarjati Sertu Ari Surachman bersama Bhabinkamtibmas Bripka Risman, petugas Pemadam Kebakaran Kota Bogor, anggota Kelurahan Tanggap Bencana (Keltana), dan Ketua RW 16 Syahrum.
Berdasarkan informasi awal di lapangan, kebakaran diduga bermula ketika seorang anak menaiki sepeda motor Kawasaki Ninja yang terparkir di depan rumah dan berdekatan dengan dapur. Sepeda motor tersebut kemudian terjatuh sehingga bahan bakarnya diduga tumpah dan mengalir ke area dapur.
Pada saat bersamaan, Dini sedang memasak menggunakan kompor. Api dari kompor diduga menyambar bahan bakar yang tumpah sehingga kobaran cepat membesar dan menjalar ke sejumlah bagian rumah.
Kebakaran menghanguskan dapur, ruang makan, ruang tamu, kamar, serta sejumlah barang di dalam rumah. Dua kendaraan yang terdiri atas satu unit Kawasaki Ninja dan satu unit Vespa juga terdampak.
Dini (25) mengalami luka bakar sekitar 70 persen dan telah mendapatkan penanganan medis di RS PMI. Sementara itu, Darel Kinan (6) mengalami luka bakar ringan dan juga mendapatkan penanganan di rumah sakit yang sama.
Total kerugian material masih dalam pendataan. Kerugian sementara mencakup satu unit rumah beserta isinya dan dua sepeda motor.
“Kami bersama Bhabinkamtibmas, Damkar, Keltana, dan unsur kewilayahan melakukan pemantauan serta membantu penanganan warga yang terdampak, ” ujar Sertu Ari Surachman.
Bripka Risman mengatakan penanganan korban menjadi prioritas. “Kami mengimbau masyarakat selalu berhati-hati terhadap potensi kebakaran, khususnya saat menggunakan kompor maupun menempatkan kendaraan di sekitar rumah, ” katanya.
Komandan Koramil Bogor Utara Kapten Inf Andika Fitriadi memastikan koordinasi dengan seluruh unsur terus dilakukan. Sementara itu, Komandan Kodim 0606/Kota Bogor Kolonel Kav Gan Gan Rusgandara, S.Hub.Int., M.H.I., menegaskan bahwa aparat kewilayahan harus hadir membantu masyarakat dalam situasi darurat. “Kami turut prihatin atas musibah ini dan berharap para korban segera pulih, ” tegasnya. (PERS)









































