Polri Kawal Pemulihan Pascabencana, Huntap Warga Padang Panjang Mulai Dibangun

1 week ago 5

 Padang panjang – Polres Padang Panjang menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana. Hal itu ditunjukkan melalui kehadiran Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi, S.I.K., M.I.K. pada peletakan batu pertama pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi 2025.

Pembangunan hunian tetap terpadu tersebut dimulai di kawasan depan Rusunawa, Kelurahan Tanah Hitam, Kecamatan Padang Panjang Barat, Jumat (12/6/2026). Kegiatan dibuka langsung oleh Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis.

Sebanyak 10 unit rumah akan dibangun bagi masyarakat terdampak bencana. Setiap unit dialokasikan anggaran sebesar Rp80 juta dengan target penyelesaian selama dua bulan.
Kapolres Padang Panjang turut melakukan peletakan batu pertama sebagai bentuk dukungan kepolisian terhadap program pemulihan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Padang Panjang.

AKBP Wisnu Hadi menegaskan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk mendampingi masyarakat hingga proses pemulihan pascabencana berjalan dengan baik.

Menurutnya, pembangunan hunian tetap menjadi langkah penting untuk mengembalikan rasa aman, kenyamanan, dan harapan warga yang terdampak bencana.

“Polres Padang Panjang siap mendukung dan mengawal proses pembangunan ini agar berjalan aman, tertib, tepat waktu, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, ” ujar Wisnu Hadi.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana.

Pembangunan hunian tetap tidak hanya ditujukan untuk menyediakan tempat tinggal yang layak, tetapi juga memberikan kepastian hidup bagi warga yang kehilangan rumah akibat bencana.

Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menyebut pembangunan tersebut sebagai upaya menghadirkan kembali harapan dan rasa aman bagi masyarakat terdampak.

Kegiatan itu turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, penjabat sekretaris daerah, kepala organisasi perangkat daerah, camat, lurah, perwakilan PT Semen Padang, serta Bhabinkamtibmas dari wilayah terdampak.

Sinergi kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat pemulihan Kota Padang Panjang sekaligus membangun ketangguhan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana pada masa mendatang.

(Berry)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |