100 Tahun Jam Gadang: Pesta Budaya dan Refleksi Sejarah Bukittinggi

2 hours ago 4

Bukittinggi– Gemuruh gempita seni dan budaya menyelimuti pelataran ikonik Jam Gadang pada Sabtu malam, 20 Juni 2026. Pemerintah Kota Bukittinggi menggelar "Sabudaya 100 Tahun Jam Gadang Cultural Night" sebagai puncak kemeriahan peringatan satu abad berdirinya salah satu monumen paling bersejarah di Indonesia.

Kegiatan akbar ini bukan sekadar sebuah perayaan, melainkan sebuah undangan untuk merenungi perjalanan panjang kota ini. Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menegaskan bahwa seratus tahun Jam Gadang telah menyaksikan denyut nadi Bukittinggi di setiap fase sejarahnya. Lebih dari sekadar bangunan megah, Jam Gadang adalah saksi bisu, simbol identitas, dan pengingat memori kolektif masyarakat. Perannya dalam sejarah nasional, mulai dari masa Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PDRI), geliat dunia pendidikan, hingga sumbangsihnya terhadap perkembangan bahasa Indonesia, tak terbantahkan.

"Kemerdekaan bangsa Indonesia ini bukan hanya diperjuangkan, tetapi harus terus kita pertahankan dari waktu ke waktu, " seru Wako Ramlan dalam orasinya yang penuh semangat.

Ia mengingatkan generasi penerus akan amanah sejarah peristiwa 19 Desember 1948 di Bukittinggi, sebuah momen krusial yang tak boleh dilupakan dalam upaya mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia hingga seratus tahun mendatang.

Wali Kota Ramlan juga menyoroti keterkaitan historis Bukittinggi dengan Jakarta dan Yogyakarta sebagai pusat perjuangan bangsa. Jam Gadang, dalam pandangannya, menjadi penanda perjalanan sejarah dan simbol semangat juang yang tak pernah padam.

"Kami berharap momentum seratus tahun ini menjadi pengingat bagi para pemimpin untuk terus berinovasi dan memperjuangkan pengakuan serta penguatan peran Bukittinggi dalam peta sejarah nasional, " harap Walikota Ramlan.

Apresiasi setinggi-tingginya datang dari Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy. Ia memuji keberhasilan Pemerintah Kota Bukittinggi dalam penyelenggaraan rangkaian peringatan 100 Tahun Jam Gadang.

"Bukittinggi dan Sumatera Barat memegang posisi penting dalam lintasan sejarah bangsa ini, " ujar Vasko Ruseimy, menekankan peran vital ranah Minang, dari pusat pemerintahan hingga berbagai peristiwa perjuangan yang membentuk Republik Indonesia.(Lindafang)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |