Perhutani dan Pemkab Ponorogo Tanam Pohon Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

8 hours ago 5

Lawu Ds (19/06/2026) - Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Lawu Ds bersama Pemerintah Kabupaten Ponorogo melaksanakan kegiatan penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 di Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) Wengker Park, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Kamis (18/06/2026). Peringatan tahun ini mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Administratur Perhutani KPH Lawu Ds Wilayah Ponorogo-Pacitan (PoPa) Choirul Huda, Forkopimda Kabupaten Ponorogo, Dandim 0802 Ponorogo, Kapolres Ponorogo, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para pemangku kepentingan lainnya.

Pada kegiatan tersebut dilakukan penanaman berbagai jenis pohon endemik dan Multipurpose Tree Species (MPTS), di antaranya kokoleceran, mahoni, durian, nangka, dan alpukat. Penanaman pohon dilakukan sebagai upaya pengayaan vegetasi, peningkatan keanekaragaman hayati, serta mendukung rehabilitasi lingkungan dan mitigasi perubahan iklim.

Mewakili Administratur KPH Lawu Ds, Adi Nugroho, Wakil Administratur Wilayah PoPa Choirul Huda menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap pelestarian lingkungan.

Perhutani mendukung penuh kegiatan penanaman pohon ini sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian hutan, meningkatkan keanekaragaman hayati, serta memperkuat fungsi ekologis kawasan. Selain itu, penanaman pohon juga berperan dalam mengurangi degradasi lahan, mitigasi risiko longsor, serta menjaga ketersediaan sumber mata air bagi masyarakat, ” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan rehabilitasi lingkungan memerlukan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, masyarakat, hingga instansi terkait agar pemulihan ekosistem dapat berjalan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Plt. Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menegaskan bahwa menjaga kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui aksi nyata.

“Hari ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen dalam menjaga bumi. Saat ini dunia menghadapi tantangan besar berupa perubahan iklim, degradasi keanekaragaman hayati, dan pencemaran lingkungan yang mengancam keberlanjutan kehidupan, ” katanya.

Menurutnya, salah satu isu lingkungan yang saat ini menjadi perhatian di Kabupaten Ponorogo adalah pengelolaan sampah. Selain menyiapkan fasilitas pengolahan yang lebih representatif, peran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah tangga sangat diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pengelolaannya.

“Kita perlu melakukan pertobatan ekologis. Saatnya bekerja untuk iklim dan memulai dari lingkungan serta rumah tangga masing-masing. Langkah kecil yang dilakukan hari ini diharapkan menjadi bagian dari perubahan besar menuju lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan, ” ungkap Lisdyarita.

Melalui kegiatan penanaman pohon ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan semakin meningkat, sekaligus memperkuat upaya rehabilitasi lahan dan konservasi sumber daya alam untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.@Red. 

Read Entire Article
Karya | Politics | | |