
Surakarta - Rutan Kelas I Surakarta menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang dirangkai dengan prosesi wisuda santri Pondok Pesantren Sareh Semeleh, bertempat di Aula Laras Jiwo, Jumat (19/06). Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Kepala Rutan Surakarta beserta jajaran, perwakilan Kementerian Agama Kota Surakarta, serta lima pondok pesantren mitra kerja yang selama ini berperan aktif dalam pembinaan keagamaan warga binaan.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Rutan Surakarta, Bhanad Shofa Kurniawan yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum Tahun Baru Islam menjadi sarana refleksi diri sekaligus penguatan spiritual bagi seluruh warga binaan. Ia mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara Rutan Surakarta dengan Kementerian Agama dan pondok pesantren mitra dalam mendukung program pembinaan kepribadian berbasis keagamaan.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan prosesi wisuda kepada 15 orang perwakilan warga binaan yang telah mengikuti program pendidikan dan pembinaan di Pondok Pesantren Sareh Semeleh. Wisuda ini menjadi bentuk penghargaan atas komitmen dan kesungguhan para santri warga binaan dalam mendalami ilmu agama selama menjalani masa pembinaan di Rutan Surakarta.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian tausyiah dan doa bersama oleh Ustadz Arnan Muzzamil selaku Wakil Ketua ISNU PCNU Kabupaten Sragen. Dalam tausyiahnya, beliau mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum hijrah menuju pribadi yang lebih baik, meningkatkan ketakwaan, serta memperkuat semangat memperbaiki diri melalui ibadah dan akhlak mulia.
Melalui kegiatan ini, Rutan Surakarta berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan keagamaan yang berkelanjutan sebagai bagian dari proses pembentukan karakter warga binaan. Perayaan Tahun Baru Islam 1448 H tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi antara warga binaan dan para mitra pembinaan, tetapi juga menjadi wujud nyata upaya Rutan Surakarta dalam meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan kesiapan warga binaan untuk kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.

















































