Pentas Seni Budaya SMA 20 Pangkep Jadi Ajang Kreativitas dan Pelestarian Warisan Daerah

2 weeks ago 8

PANGKEP SULSEL– Suasana penuh semangat dan warna-warni budaya mewarnai halaman SMA 20 Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Provinsi Sulawesi Selatan, saat digelar lomba pentas seni budaya antar kelas, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan yang melibatkan seluruh siswa tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk menampilkan berbagai kreativitas seni, khususnya tarian budaya yang sarat dengan nilai-nilai kearifan lokal.

Kepala SMA 20 Pangkep, Burhanuddin, S.Ag., M.Pd., saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada para guru dan siswa yang telah mempersiapkan acara dengan baik sehingga dapat terlaksana dengan meriah dan penuh makna.

Menurutnya, lomba pentas seni budaya merupakan salah satu inovasi positif yang perlu terus ditumbuhkan di lingkungan sekolah sebagai sarana pengembangan bakat dan kreativitas peserta didik.

“Melalui kegiatan seperti ini, siswa tidak hanya belajar tampil percaya diri, tetapi juga belajar mencintai dan melestarikan budaya daerah yang menjadi identitas bangsa, ” ujarnya di hadapan para peserta dan dewan guru.

Burhanuddin menegaskan bahwa pentas tarian budaya memiliki nilai strategis karena dapat memberikan kontribusi bagi daerah, terutama dalam menjaga keberlangsungan seni tradisional agar tetap dikenal oleh generasi muda.

Ia berharap kegiatan seni budaya tidak hanya menjadi agenda tahunan semata, tetapi dapat terus berkembang menjadi program pembinaan yang berkelanjutan di sekolah.

Menurutnya, sekolah memiliki peran penting dalam menanamkan rasa bangga terhadap budaya lokal di tengah derasnya pengaruh budaya modern yang terus berkembang.

Dalam perlombaan tersebut, setiap kelas menampilkan berbagai pertunjukan seni yang memadukan unsur kreativitas, kekompakan, serta pesan-pesan budaya yang edukatif dan menghibur.

Penampilan para siswa mendapat sambutan hangat dari guru, orang tua, dan sesama peserta yang hadir menyaksikan jalannya acara. Tepuk tangan meriah berkali-kali terdengar sebagai bentuk apresiasi terhadap penampilan yang ditunjukkan para peserta.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat persaudaraan antar siswa serta membangun jiwa sportivitas dalam berkompetisi secara sehat dan positif.

Para guru berharap melalui kegiatan tersebut akan lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya bangsa.

Pentas seni budaya SMA 20 Pangkep akhirnya menjadi bukti bahwa sekolah dapat menjadi ruang tumbuhnya kreativitas, inovasi, dan kecintaan terhadap budaya daerah, sekaligus melahirkan generasi yang siap menjaga warisan budaya untuk masa depan. ( Herman Djide)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |