Kepala Rutan Rembang Tinjau Progres Program Ketahanan Pangan, Wujudkan Pembinaan Produktif Warga Binaan

2 hours ago 2

Rembang – Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rembang, Tisep Oven Harry, meninjau secara langsung progres program ketahanan pangan yang tengah dikembangkan di lingkungan Rutan Rembang, Selasa (23/06). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk monitoring dan evaluasi terhadap program pembinaan kemandirian yang melibatkan warga binaan.

Dalam peninjauan tersebut, Kepala Rutan Rembang melihat perkembangan berbagai sektor ketahanan pangan yang dikelola oleh warga binaan, mulai dari budidaya tanaman hingga pemanfaatan lahan produktif yang ada di dalam lingkungan rutan. Tisep Oven Harry juga memberikan arahan kepada jajaran agar terus mengoptimalkan program yang telah berjalan sehingga dapat memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan.

Menurutnya, program ketahanan pangan tidak hanya bertujuan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan bagi warga binaan dalam meningkatkan keterampilan dan produktivitas selama menjalani masa pidana.

“Program ketahanan pangan merupakan salah satu bentuk pembinaan yang produktif. Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya memperoleh keterampilan, tetapi juga ditanamkan nilai-nilai kemandirian dan tanggung jawab sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat, ” ujar Tisep Oven Harry.

Ia menambahkan bahwa Rutan Rembang berkomitmen untuk terus mendukung program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui pemberdayaan warga binaan. Dengan adanya pengawasan dan evaluasi secara berkala, diharapkan program ketahanan pangan di Rutan Rembang dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang optimal bagi warga binaan maupun masyarakat.

Kegiatan peninjauan berlangsung dengan lancar dan menjadi wujud nyata komitmen Rutan Rembang dalam menghadirkan pembinaan yang bermanfaat, produktif, dan berkelanjutan menuju pemasyarakatan yang semakin PASTI dan berdampak bagi masyarakat.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |