Marinir Sigap Selamatkan Bocah Terluka di Pedalaman Papua

5 hours ago 4

YAHUKIMO - Di tengah hamparan alam Papua yang mempesona namun penuh tantangan, kepedulian tulus kembali terpancar dari prajurit TNI. Kamis (26/03/2026), kisah haru terjadi di Pos Keikey, Yahukimo, ketika prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir menunjukkan respons cepat nan sigap dalam sebuah misi kemanusiaan.

Semua bermula dari kepanikan seorang ayah yang bergegas mendatangi Pos Keikey. Raut wajahnya dipenuhi kecemasan, mengabarkan kondisi putranya yang mengalami luka cukup serius di bagian tangan dan wajah akibat insiden saat bermain. Tanpa menunggu lama, personel kesehatan dari Yonif 5 Marinir segera bergerak menuju lokasi.

Dengan sentuhan profesional dan ketelitian yang mendalam, luka sang anak segera dibersihkan, diobati, dan dibalut dengan sempurna. Kecepatan dan ketepatan penanganan medis ini perlahan mengembalikan senyum di wajah mungil itu, dan yang terpenting, meredakan kekhawatiran sang ayah yang kini dipenuhi rasa lega.

Momen berharga ini menjadi bukti nyata bagaimana TNI tidak hanya hadir sebagai penjaga kedaulatan bangsa di wilayah terpencil, tetapi juga sebagai pilar kemanusiaan yang tak kenal lelah. Mereka adalah garda terdepan yang selalu siap sedia memberikan pertolongan.

Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir, Letkol Marinir T. Pristiyanto, S.E., M.Tr.Opsla., tak lupa memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi prajuritnya.

“Saya mengapresiasi dedikasi dan profesionalisme prajurit dalam setiap pelaksanaan tugas. Tetap tingkatkan kesiapsiagaan dan utamakan prosedur operasional dalam setiap tindakan, ” tegasnya.

Di wilayah pedalaman Papua, di mana akses terhadap layanan kesehatan seringkali menjadi kendala, kehadiran pos-pos Marinir menjadi mercusuar harapan bagi masyarakat setempat. Tak terhitung lagi warga yang datang mencari pertolongan pertama, terutama dalam situasi darurat yang mengancam jiwa.

Bagi para prajurit, mengulurkan tangan membantu sesama bukan sekadar menjalankan amanat tugas, melainkan sebuah panggilan jiwa, sebuah wujud pengabdian yang tulus. Melalui aksi nyata ini, Satgas Yonif 5 Marinir kembali menegaskan komitmen tak tergoyahkan untuk selalu hadir di tengah masyarakat, merajut kebersamaan, dan memperkuat ikatan kekeluargaan di tanah penugasan.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |