Lapas Suliki Teken PKS dengan Kemenag Lima Puluh Kota, Perkuat Pembinaan Berbasis Pondok Pesantren

2 days ago 4

Lima Puluh Kota – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian warga binaan, Lapas Kelas III Suliki melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lima Puluh Kota terkait penyelenggaraan kegiatan pembinaan berbasis pondok pesantren, Kamis (18/06). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kemenag Kabupaten Lima Puluh Kota tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat program pembinaan keagamaan bagi warga binaan pemasyarakatan.

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Kepala Lapas Kelas III Suliki, Waskito Budi Darmo, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lima Puluh Kota, Eri Iswandi. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kasubsi Pembinaan Lapas Kelas III Suliki, Rahmadaniel M. Agusta, serta pejabat terkait dari Kantor Kemenag Kabupaten Lima Puluh Kota. Selain sebagai agenda formal penandatanganan kerja sama, pertemuan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan koordinasi antarinstansi dalam mendukung pembinaan warga binaan.

Dalam kesempatan ini, Kepala Lapas Kelas III Suliki, Waskito Budi Darmo, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen Lapas dalam menghadirkan pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan bagi warga binaan. Menurutnya, pendekatan berbasis pondok pesantren diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai keagamaan, moral, serta karakter warga binaan selama menjalani masa pidana. “Kami berharap melalui kerja sama ini, program pembinaan keagamaan di Lapas dapat berjalan lebih optimal. Pembinaan berbasis pondok pesantren tidak hanya memberikan pemahaman agama yang lebih mendalam, tetapi juga membentuk karakter warga binaan agar siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, ” ujar Waskito.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Lima Puluh Kota, Eri Iswandi, menyambut baik terjalinnya kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa Kementerian Agama memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung pembinaan keagamaan di lingkungan pemasyarakatan sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berakhlak dan berintegritas. “Kementerian Agama siap memberikan dukungan melalui tenaga penyuluh, pembimbing keagamaan, serta program-program pembinaan yang dibutuhkan. Kami berharap sinergi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi warga binaan dalam meningkatkan kualitas spiritual dan akhlaknya, ” ungkap Eri Iswandi.

Melalui penandatanganan perjanjian kerja sama ini, Lapas Kelas III Suliki dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lima Puluh Kota berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dalam penyelenggaraan program pembinaan keagamaan yang terstruktur dan berkelanjutan. Kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi yang kuat dalam mewujudkan proses pembinaan yang humanis, edukatif, dan berorientasi pada pembentukan pribadi warga binaan yang religius, mandiri, serta siap berintegrasi kembali dengan masyarakat setelah menyelesaikan masa pembinaannya.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |