MOROWALI, Sulawesi Tengah– Ketua IBR Morowali, Asfar, meminta Pemerintah Kabupaten Morowali agar memberikan perhatian khusus kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Sulawesi Tengah ke-X yang akan digelar di Kabupaten Morowali.
Menurut Asfar, penyelenggaraan ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk menunjukkan prestasi para atlet, tetapi juga merupakan peluang besar untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Kehadiran ribuan atlet, pelatih, ofisial, pendamping, serta suporter dari berbagai daerah diperkirakan akan meningkatkan aktivitas ekonomi di Morowali secara signifikan.
Ia menilai pemerintah daerah perlu memastikan manfaat ekonomi dari pelaksanaan PORPROV tidak hanya dirasakan oleh pihak-pihak tertentu, tetapi juga oleh masyarakat luas, khususnya para pelaku UMKM yang selama ini menjadi salah satu tulang punggung perekonomian daerah.
"Ajang olahraga ini bukan hanya soal pertandingan dan perebutan medali. Kegiatan ini juga menjadi peluang besar bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan, memperluas jaringan pemasaran, dan memperkenalkan produk-produk lokal Morowali kepada masyarakat dari berbagai daerah, " ujar Asfar, Kamis (11/6/2026).
Asfar mengatakan, sejak sekarang pemerintah daerah perlu menyiapkan strategi yang matang agar para pelaku usaha lokal dapat mengambil bagian dalam setiap rangkaian kegiatan PORPROV. Salah satu langkah yang dinilai penting adalah menyediakan ruang promosi dan lokasi usaha yang strategis bagi UMKM.
Menurutnya, pemerintah dapat menyiapkan sentra UMKM di sekitar arena pertandingan, kawasan pusat keramaian, lokasi penginapan atlet dan ofisial, maupun titik-titik yang menjadi pusat aktivitas pengunjung selama pelaksanaan PORPROV.
Dengan adanya lokasi yang mudah diakses, para pelaku usaha akan memiliki kesempatan lebih besar untuk menjangkau konsumen dan memasarkan berbagai produk unggulan daerah, mulai dari makanan dan minuman khas, produk olahan, kerajinan tangan, hingga berbagai produk kreatif lainnya.
"Stan-stan UMKM harus ditempatkan di lokasi yang ramai dan mudah dijangkau. Jangan sampai pelaku usaha lokal justru kesulitan mendapatkan akses untuk memasarkan produknya di tengah event sebesar ini, " katanya.
Selain penyediaan lokasi usaha, Asfar juga mendorong pemerintah melalui dinas terkait untuk memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM. Pendampingan tersebut dapat berupa peningkatan kualitas produk, pengemasan yang lebih menarik, penguatan manajemen usaha, hingga strategi pemasaran yang efektif agar mampu bersaing dan memenuhi kebutuhan pasar selama kegiatan berlangsung.
Ia menilai persiapan yang baik akan membuat UMKM lokal mampu memanfaatkan peluang ekonomi yang muncul selama pelaksanaan PORPROV. Bahkan, momentum tersebut dapat menjadi sarana promosi jangka panjang yang berdampak positif terhadap perkembangan usaha masyarakat setelah kegiatan berakhir.
Menurut Asfar, PORPROV ke-X merupakan kesempatan yang sangat berharga bagi Morowali untuk menunjukkan potensi daerah, baik di bidang olahraga maupun ekonomi. Oleh karena itu, seluruh pihak perlu bersinergi agar manfaat yang dihasilkan benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
"Momentum ini harus menjadi kesempatan untuk menambah nilai ekonomi masyarakat. Jangan sampai manfaat ekonomi hanya dinikmati oleh pihak tertentu, sementara UMKM lokal tidak mendapatkan ruang yang memadai, " tegasnya.
Lebih lanjut, ia berharap pemerintah daerah dapat menyusun program khusus yang melibatkan UMKM dalam seluruh rangkaian kegiatan PORPROV, mulai dari seremoni pembukaan, pelaksanaan pertandingan, hingga penutupan acara. Dengan keterlibatan yang aktif, para pelaku usaha diyakini akan memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar.
Asfar optimistis penyelenggaraan PORPROV ke-X di Morowali akan memberikan dampak ganda bagi daerah. Selain menjadi ajang peningkatan prestasi olahraga, kegiatan tersebut juga berpotensi menjadi penggerak ekonomi masyarakat dan membuka peluang usaha baru bagi pelaku UMKM.
"Jika pemerintah dan pelaku usaha bisa berkolaborasi dengan baik, saya yakin PORPROV ke-X bukan hanya sukses dari sisi penyelenggaraan dan prestasi olahraga, tetapi juga sukses dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ekonomi lokal Morowali, " pungkasnya.
















































