Kemensos Apresiasi Bupati Kediri Angkat Potensi Pendidikan Anak Desil 1

4 hours ago 3

KEDIRI - Langkah nyata Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, dalam merumuskan arah pendidikan bagi anak-anak dari keluarga Desil 1 menuai pujian dari pemerintah pusat. Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia, Robben Rico, secara langsung mengapresiasi inisiatif dan keberhasilan Bupati yang akrab disapa Mas Dhito ini.

"Mewakili pemerintah pusat, saya ingin menyampaikan terimakasih. Beliau ini sosok pemimpin muda yang luar biasa, " ujar Robben Rico, saat menghadiri acara kelulusan siswa SMA Dharma Wanita 1 Pare boarding school angkatan pertama di Convention Hall Simpang Lima Gumul, Minggu (14/6/2026).

Robben Rico melihat Mas Dhito mampu merespons persoalan riil di Jawa Timur, provinsi yang kerap masuk dalam daftar 10 besar daerah dengan angka anak tidak sekolah, putus sekolah, maupun berpotensi putus sekolah di berbagai jenjang pendidikan. Di sinilah peran Mas Dhito terasa signifikan.

Melalui kolaborasi dengan Putra Sampoerna Foundation (PSF), inisiatif Mas Dhito mengubah SMA Dharma Wanita 1 Pare menjadi sekolah berasrama setingkat sekolah unggulan telah membuahkan hasil. Setelah tiga tahun berjalan, sekolah ini sukses meluluskan 126 siswa angkatan pertamanya.

Tak hanya itu, kepedulian Pemkab Kediri di bawah kepemimpinan Mas Dhito juga terwujud dalam hibah lahan seluas 7, 6 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Desa Plosokidul, Plosoklaten. Keberadaan SR ini diharapkan dapat membuka gerbang pendidikan lebih lebar bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem di Kabupaten Kediri, dengan harapan prestasi mereka kelak bisa menyamai siswa SMA Dharma Wanita 1 Pare.

"Saya cukup surprise dengan prestasi yang dicapai, SMA Dharma Wanita 1 Pare ini menduduki rangking 1 sekolah yang ada di Kabupaten Kediri untuk lulusannya terbanyak diterima di perguruan tinggi, " ungkapnya, takjub dengan capaian yang diraih.

Prestasi gemilang ini terlihat dari tingginya angka keberhasilan siswa SMA Dharma Wanita 1 Pare dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Dari 56 siswa yang mengikuti tes, 41 siswa atau 73, 21 persen berhasil lolos. Secara keseluruhan, dari 126 siswa yang lulus, 101 siswa berhasil melanjutkan pendidikan ke jenjang PTN maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Capaian ini membuktikan bahwa didikan yang diberikan di SMA Dharma Wanita 1 Pare mampu mengangkat potensi siswa dari keluarga Desil 1, bahkan melampaui sekolah negeri yang umumnya mendominasi peringkat teratas. "Ini nanti yang ingin kita tiru juga di Sekolah Rakyat, " tandas Robben Rico.

Mas Dhito, dalam kesempatan yang sama, turut bangga atas pencapaian para siswa SMA Dharma Wanita 1 Pare. Ia mengapresiasi para siswa yang, meski awalnya mungkin tak memiliki mimpi besar untuk melanjutkan pendidikan, kini terbukti mampu menembus gerbang perguruan tinggi.

Bupati Kediri menegaskan komitmennya untuk terus mempertahankan SMA Dharma Wanita 1 Pare sebagai boarding school, dengan harapan para lulusannya kelak meraih kesuksesan dan mampu mengangkat derajat keluarga mereka. "Sekolah ini tidak boleh menjadi sekolah komersil, hanya khusus anak anak Desil 1, " tegas Mas Dhito, menekankan fokus utama sekolah tersebut.

Acara kelulusan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Yayasan Dharma Wanita Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito, perwakilan PSF, perwakilan perguruan tinggi, serta berbagai pihak swasta dan orang tua siswa, menunjukkan dukungan luas terhadap inisiatif pendidikan ini.(adv/PKP)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |