MADIUN - Demi memastikan setiap perjalanan kereta api berjalan aman dan lancar, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun tak henti-hentinya berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusianya. Kali ini, fokus diarahkan pada para awak Kereta Perawatan Jalan Rel (KPJR), sebuah elemen krusial dalam menjaga keandalan infrastruktur perkeretaapian.
Komitmen ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Diklat Refreshing ASP Angkatan I, yang diikuti oleh 20 awak KPJR di Dipo Mekanik Daop 7 Madiun pada Sabtu, 27 Juni 2026. Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan sebuah investasi penting untuk menunjang keselamatan dan keandalan operasional perkeretaapian secara keseluruhan.
Dalam acara pembukaan, Kepala Operator KPJR Daop 7 Madiun, Anggita, dengan tegas menekankan urgensi penyegaran pengetahuan, peningkatan kompetensi, serta pentingnya disiplin dalam mengimplementasikan budaya keselamatan kerja.
Ia meyakini bahwa fondasi inilah yang akan menopang operasional perkeretaapian agar senantiasa selamat, andal, dan profesional.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan bahwa kompetensi awak sarana perawatan jalan rel memiliki peran penting dalam menjaga keandalan prasarana perkeretaapian. Melalui diklat refreshing ini.
"KAI berharap seluruh awak KPJR senantiasa memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran keselamatan yang terus diperbarui sehingga mampu menjalankan tugas secara profesional sesuai standar operasional yang berlaku, ” ujar Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, pada Sabtu (27/6/2026).
Peserta diklat mendapatkan bekal materi yang komprehensif dari para ahli, termasuk perwakilan dari KAI Corporate University, Kepala Operator KPJR, dan Safety Inspector Penugasan Daop 7 Madiun. Tak hanya teori, para awak KPJR juga diuji pemahamannya melalui pre-test awal dan praktik lapangan di Depo Mekanik Daop 7 Madiun, sebuah langkah strategis untuk membumikan materi yang telah diberikan.
Dengan selesainya Diklat Refreshing ASP Angkatan I ini, KAI Daop 7 Madiun menaruh harapan besar agar seluruh awak KPJR semakin mengukuhkan kompetensi, memperkuat kepatuhan terhadap prosedur, dan menanamkan budaya keselamatan kerja. Semangat ini diharapkan dapat mendorong seluruh insan KPJR untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan operasional perkeretaapian yang tidak hanya selamat dan aman, tetapi juga andal serta berkelanjutan bagi masa depan.

















































