PADANG – PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Sumatera Barat terus mendorong transformasi digital dalam pelayanan Samsat melalui pemanfaatan KIOSK Samsat. Inovasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan layanan yang lebih mudah, praktis, cepat, dan efisien bagi masyarakat.
Komitmen tersebut dibahas dalam kegiatan Sosialisasi KIOSK Samsat yang digelar di Aula Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Barat, Rabu (12/8). Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan koordinasi antarinstansi dalam mengembangkan pelayanan Samsat berbasis teknologi.
Sosialisasi tersebut dihadiri jajaran PT Jasa Raharja Sumatera Barat, Kepala Bapenda Provinsi Sumatera Barat, Kepala UPTD SIPD, Kasi STNK Ditlantas, seluruh Kepala Bapenda kabupaten dan kota se-Sumatera Barat, serta seluruh Kepala UPTD se-Sumatera Barat.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja (Persero) Sumatera Barat, Teguh Afrianto, mengatakan digitalisasi pelayanan Samsat merupakan langkah penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin menginginkan pelayanan publik yang cepat dan mudah diakses.
“Digitalisasi pelayanan bukan hanya soal penggunaan teknologi, tetapi bagaimana teknologi tersebut benar-benar memberikan kemudahan bagi masyarakat. Karena itu, setiap inovasi yang dikembangkan harus memiliki orientasi pada kebutuhan dan pengalaman masyarakat ketika mendapatkan pelayanan, ” ujar Teguh.
Menurut Teguh, penerapan KIOSK Samsat membutuhkan sinergi kuat dari seluruh instansi yang tergabung dalam ekosistem Samsat. Kolaborasi antara Jasa Raharja, Bapenda, Kepolisian, serta jajaran UPTD Samsat di seluruh Sumatera Barat dinilai menjadi faktor penting agar implementasi layanan digital dapat berjalan secara optimal.
“Ekosistem Samsat melibatkan beberapa instansi dengan tugas dan kewenangan masing-masing. Karena itu, kolaborasi dan kesamaan pemahaman sangat diperlukan. Kita ingin digitalisasi yang dilakukan benar-benar terintegrasi dan pada akhirnya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, ” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan mengenai KIOSK Samsat sekaligus melakukan koordinasi terkait kesiapan penerapan layanan tersebut. Kehadiran jajaran Bapenda, Kepolisian, Jasa Raharja, dan UPTD Samsat se-Sumatera Barat menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan transformasi pelayanan Samsat di daerah.
Teguh menegaskan, Jasa Raharja Sumatera Barat akan terus mendukung berbagai inovasi pelayanan bersama stakeholder Samsat. Menurutnya, pemanfaatan teknologi harus diarahkan untuk menciptakan pelayanan publik yang semakin adaptif, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Kami tentu akan terus mendukung inovasi pelayanan Samsat. Harapannya, pemanfaatan teknologi seperti KIOSK Samsat dapat membuat masyarakat semakin mudah dalam mengakses layanan dan mendapatkan informasi yang dibutuhkan, ” tuturnya.
Penguatan digitalisasi layanan Samsat juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengalaman masyarakat dalam mengakses layanan administrasi kendaraan bermotor. Dengan koordinasi dan integrasi antarlembaga yang semakin baik, pelayanan diharapkan dapat berlangsung lebih efektif sekaligus mendukung peningkatan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajibannya.
Melalui sosialisasi dan koordinasi yang dilakukan secara berkelanjutan, Jasa Raharja Sumatera Barat bersama Bapenda dan Kepolisian berkomitmen mengembangkan ekosistem Samsat yang semakin modern dan responsif. Pemanfaatan KIOSK Samsat menjadi salah satu bagian dari langkah bersama untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, dan berkualitas bagi masyarakat Sumatera Barat.










































