Padang, Sumbar – Polda Sumatera Barat kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Ditlantas Polda Sumbar memulai pembangunan rumah layak huni bagi warga di Kelurahan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Rabu (17/6/2026).
Peletakan batu pertama dilakukan Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar Kombes Pol H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq sebagai tanda dimulainya program bedah rumah tersebut.
Program ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, POLRI untuk Masyarakat.” Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan semangat Polri hadir untuk melayani, terutama dalam membantu warga yang membutuhkan tempat tinggal lebih aman, sehat, dan layak.
Kegiatan peletakan batu pertama turut dihadiri Sekretaris Kecamatan Koto Tangah, Lurah Pasia Nan Tigo, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta melalui Kombes Pol H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq mengatakan, program bedah rumah merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian Polri yang diarahkan untuk menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
“Program ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Tidak hanya menjalankan tugas di bidang keamanan dan ketertiban, Polri juga berupaya membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui kegiatan sosial yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung, ” ujarnya.
Menurutnya, rumah yang layak bukan sekadar tempat berlindung, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan keluarga yang sehat, aman, dan produktif.
Melalui pembangunan tersebut, Polda Sumbar berharap penerima manfaat bersama keluarganya dapat menempati rumah yang lebih nyaman dan memenuhi standar kelayakan hunian.
Kegiatan bedah rumah juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, serta warga dalam menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial.
Polda Sumbar berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang presisi, modern, responsif, dan humanis. Berbagai kegiatan sosial akan terus dilaksanakan sebagai implementasi semangat pengabdian Polri kepada seluruh lapisan masyarakat.
Memasuki usia pengabdian ke-80, Polri diharapkan semakin dekat, semakin dipercaya, serta mampu merespons kebutuhan masyarakat dengan cepat dan tepat.
“80 Tahun Mengabdi, POLRI untuk Masyarakat” bukan hanya menjadi tema peringatan, tetapi juga semangat untuk terus menghadirkan pengabdian nyata demi keamanan, kesejahteraan, dan kemajuan masyarakat.
(Berry)

















































