Harga TBS Sawit di PPU Mulai Stabil, Petani Berharap Kebijakan Berpihak Pada Kesejahteraan

2 weeks ago 14

Penajam Paser Utara – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, menunjukkan tren positif pada Sabtu (6/6/2026). Sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) di wilayah tersebut tercatat membeli TBS dengan harga yang lebih baik dibandingkan beberapa hari sebelumnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari petani dan pelaku usaha sawit setempat, harga TBS di PT MHL mencapai Rp2.840 per kilogram, PT Agro Indomas Rp2.800 per kilogram, dan PMKS Riko Rp2.810 per kilogram.

Sementara itu, harga TBS di tingkat loading ramp atau pengepul masih berada pada kisaran Rp2.300 hingga Rp2.400 per kilogram, tergantung kualitas buah dan lokasi pengiriman.

Masyarakat petani sawit menyebutkan bahwa harga saat ini mulai menunjukkan kestabilan setelah sebelumnya mengalami fluktuasi. Bahkan, dalam beberapa hari terakhir terjadi kenaikan harga sekitar Rp600 per kilogram.

"Kami melihat harga sudah mulai membaik dan lebih stabil dibandingkan sebelumnya. Kenaikan ini tentu menjadi angin segar bagi petani sawit yang selama ini menunggu perbaikan harga, " ujar salah seorang petani sawit di PPU.

Meski demikian, para petani berharap tren positif tersebut dapat terus berlanjut. Mereka menginginkan adanya perhatian yang lebih besar dari pemerintah dan seluruh pihak yang terlibat dalam tata kelola industri sawit nasional.

Petani berharap dinas terkait, pemerintah melalui Kementerian Pertanian, serta lembaga yang memiliki kewenangan dalam pengaturan tata niaga sawit dapat menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada petani, sehingga tercipta keadilan harga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurut mereka, stabilitas harga TBS sangat berpengaruh terhadap kondisi ekonomi keluarga petani, mengingat sektor perkebunan sawit masih menjadi salah satu sumber penghasilan utama masyarakat di berbagai wilayah pedesaan, termasuk di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Dengan membaiknya harga TBS saat ini, para petani berharap momentum tersebut dapat terus terjaga dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah maupun kesejahteraan masyarakat secara luas

(Iwan)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |