Modernisasi Administrasi, Polres Barru Uji Coba Optimalisasi Aplikasi ASTINA Polri

3 hours ago 3

​BARRU - Kepolisian Resor (Polres) Barru bersiap mempercepat transformasi digital dalam sistem administrasinya. Guna memastikan sistem berjalan tanpa kendala, Tim Sekretariat Umum (Setum) Polda Sulawesi Selatan menggelar supervisi khusus terkait penggunaan aplikasi ASTINA Polri di Aula Wira Bhakti Satria Lantai II Polres Barru, Senin (22/6/2026).

​Langkah ini diambil untuk mendorong efisiensi kerja sekaligus mendukung program digitalisasi birokrasi di lingkup Kepolisian Negara Republik Indonesia.

​Acara yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut dibuka oleh Wakapolres Barru, Kompol Lamakkanenneng, S.E., mewakili Kapolres Barru yang sedang menunaikan tugas kedinasan lainnya. Kegiatan ini diikuti oleh para Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek jajaran, hingga para operator aplikasi ASTINA.

​Dalam sambutannya, Kompol Lamakkanenneng mengapresiasi kehadiran Tim Setum Polda Sulsel yang dipimpin oleh AKBP Sally Hellen Bakkara, A.M.K., bersama tim teknis (Penata Djayadi, A.Md., Bripka Sandri, dan Bripka Fitri Dianasari, S.H.).

​Menurutnya, ASTINA merupakan pilar penting dalam tata naskah dinas modern.

​"ASTINA memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung administrasi persuratan di lingkungan Polri. Kami berharap melalui supervisi ini, kendala teknis di lapangan bisa menemukan solusi, sehingga implementasinya di Polres Barru semakin optimal, " ujar Kompol Lamakkanenneng.

​Ia juga mengimbau para operator dan pejabat fungsi untuk aktif berdialog dan menyampaikan hambatan yang selama ini dihadapi dalam pengoperasian aplikasi.

​Ketua Tim Supervisi, AKBP Sally Hellen Bakkara, menjelaskan bahwa pemanfaatan Aplikasi ASTINA kini menjadi salah satu poin krusial yang dipantau langsung dalam Analisa dan Evaluasi (Anev) oleh Mabes Polri.

​Ia menekankan tiga manfaat utama dari penerapan aplikasi ini:

- ​Kecepatan & Akurasi: Distribusi surat elektronik dan disposisi dapat dilakukan secara real-time.

- ​Ramah Lingkungan (Go Green): Mendukung kebijakan efisiensi kertas (paperless system) di lingkungan kerja Polri.

- ​Transparansi: Seluruh proses kendali administrasi terekam secara digital dan lebih terukur.

​"Digitalisasi lewat ASTINA bukan cuma soal gaya-gayaan teknologi, tapi ini tentang mempercepat proses kerja dan meningkatkan tertib administrasi hingga tingkat Polsek, " tegas AKBP Sally Hellen.

​Guna memastikan pemahaman yang merata, agenda utama tidak hanya diisi dengan arahan teoretis. Tim Setum Polda Sulsel langsung menggelar sesi bimbingan teknis (bimtek) dan praktik.

​Dalam sesi ini, para operator dari Polres hingga Polsek jajaran dipandu untuk:

- ​Memahami tata cara pengoperasian interface terbaru ASTINA.

- ​Mengelola administrasi persuratan elektronik secara aman.

- ​Mengatasi troubleshooting ringan saat aplikasi mengalami kendala.

​Melalui supervisi ketat ini, Polres Barru diharapkan mampu mewujudkan administrasi kepolisian yang lebih modern, transparan, dan akuntabel, sejalan dengan visi transformasi digital menuju Polri yang Presisi.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |