Fundamental Kuat, Pemerintah Yakin Rupiah Akan Menguat

2 weeks ago 18

Jakarta - Pemerintah Indonesia menunjukkan optimisme tinggi terhadap potensi penguatan nilai tukar rupiah. Keyakinan ini berakar kuat pada fundamental ekonomi nasional yang dinilai stabil, didukung oleh sinergi berkelanjutan antara otoritas fiskal dan moneter dalam menjaga stabilitas pasar keuangan.

Meskipun sempat terjadi gejolak nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang menembus level Rp18.000, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa kondisi ekonomi Indonesia tetap kokoh. “Yang pasti bisa kami sampaikan bahwa kita harus yakin bahwa sesungguhnya fundamental ekonomi kita yang tergambar dari pertumbuhan ekonomi. Kemudian dari inflasi yang masih terjaga Insya Allah sesungguhnya kita memiliki fundamental ekonomi yang cukup kuat, ” kata Prasetyo.

Pemerintah, bersama dengan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terus memantau pergerakan pasar keuangan secara intensif. Langkah-langkah strategis disiapkan untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional. “Kami pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan, kemudian Bank Indonesia, kemudian juga Otoritas Jasa Keuangan terus berkoordinasi secara intens untuk terus memonitor dan kemudian melakukan langkah-langkah, ” jelasnya.

Optimisme ini turut diperkuat oleh ketahanan eksternal Indonesia yang tetap terjaga. Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, mengonfirmasi bahwa cadangan devisa Indonesia masih berada pada level yang sangat memuaskan. “Secara umum, pelemahan Rupiah juga masih sejalan dengan regional, secara YTD melemah 7, 44%. Cadangan devisa tetap terjaga di level US$ 146, 2 miliar pada akhir April 2026, ” ujar Destry.

Di parlemen, Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa juga menyatakan keyakinannya terhadap upaya pemerintah dalam mengendalikan nilai tukar rupiah. Ia meyakini pemerintah akan terus berupaya keras agar pergerakan nilai tukar rupiah tetap berada pada jalur yang sesuai dengan target jangka menengah yang telah ditetapkan. “Saya yakin Pemerintah dalam hal ini kementerian-kementerian terkait sudah dan akan terus berupaya untuk bisa mencegah agar tren turunnya nilai tukar rupiah ini tidak semakin dalam dan mencegah untuk terus bisa mengendalikan pada posisi seperti yang memang kita harapkan bersama, ” ungkapnya.

Dengan fondasi ekonomi yang kokoh, yang ditandai oleh pertumbuhan ekonomi yang stabil, inflasi yang terkendali, serta dukungan cadangan devisa yang kuat, pemerintah optimis bahwa kepercayaan pasar akan terjaga. Kondisi ini menjadi modal berharga untuk mendukung penguatan rupiah, terlebih di tengah dinamika ekonomi global yang terus berubah.(**)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |