Momen penuh semangat terpancar dari SDN Pasar Baru 3, Kota Tangerang, pada Kamis (19/6/2026), tatkala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Tangerang Kota melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) memulai babak baru dalam mencetak generasi penerus pelopor keselamatan. Sebuah seleksi calon peserta Polisi Cilik (Pocil) Tahun 2026 digelar, membuka pintu bagi para siswa untuk diasah menjadi agen perubahan di jalan raya.
Sejak pukul 14.30 WIB, suasana riuh rendah dipenuhi oleh para siswa yang bersemangat menunjukkan potensi terbaik mereka. Kegiatan ini bukan sekadar ajang unjuk gigi, melainkan sebuah wujud nyata dari upaya pembinaan karakter yang mendalam. Melalui serangkaian penilaian ketat, mulai dari kedisiplinan yang teguh, ketangkasan yang cekatan, kemampuan baris-berbaris yang rapi, hingga sikap dan karakter yang memancarkan aura pelopor keselamatan, para calon Pocil diuji.
Tim seleksi yang terdiri dari personel Unit Kamsel Satlantas Polres Metro Tangerang Kota, yaitu Iptu Ajeng Sekar N., S.Tr.K., M.H., Iptu Desi Susanti, Aipda Dewi Yulianti, dan Aipda Dwi Riyadi, dengan seksama mengamati setiap gerakan dan ekspresi para peserta. Mereka menyaksikan langsung bagaimana para siswa berjuang menampilkan yang terbaik, seolah membayangkan diri mereka menjadi bagian dari penegak ketertiban.
Kasat Lantas Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Nopta Histaris Suzan, mengungkapkan visi di balik program Pocil ini. Baginya, ini adalah wadah emas untuk membentuk karakter anak-anak, menumbuhkan pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap keselamatan di jalan raya.
"Melalui kegiatan Polisi Cilik, kami ingin menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, serta budaya tertib berlalu lintas sejak dini. Anak-anak diharapkan dapat menjadi pelopor keselamatan bagi teman-temannya, keluarga, dan lingkungan sekitar, " ujar AKBP Nopta Histaris Suzan kepada awak media.
Dukungan penuh juga datang dari Kapolres Metro Tangerang Kota, Raden Muhammad Jauhari. Beliau mengapresiasi inisiatif Satlantas yang dianggapnya sebagai investasi jangka panjang demi membangun budaya tertib berlalu lintas yang kuat di tengah masyarakat.
"Polisi Cilik bukan hanya tentang baris-berbaris, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki kesadaran hukum sejak usia sekolah. Mereka adalah calon-calon pelopor keselamatan masa depan, " tegas Raden Muhammad Jauhari.
Proses seleksi berjalan lancar, diwarnai antusiasme tinggi dari para siswa dan dukungan penuh dari pihak sekolah. Para peserta yang berhasil melewati tahapan seleksi ini nantinya akan melanjutkan perjalanan mereka ke tahap pembinaan dan pelatihan yang lebih intensif, bersiap untuk mengharumkan nama Polres Metro Tangerang Kota dalam berbagai ajang dan perlombaan Polisi Cilik di tingkat selanjutnya.

















































